
Curve Finance adalah decentralized exchange (DEX) yang berjalan di jaringan Ethereum dan secara khusus dirancang untuk perdagangan stablecoin. Artikel ini mengulas aspek utama Curve Finance, cara kerjanya, serta dampaknya terhadap ekosistem decentralized finance (DeFi).
Curve Finance merupakan DEX yang mengkhususkan diri dalam perdagangan stablecoin di jaringan Ethereum. Berbeda dengan bursa tradisional, Curve menggunakan model automated market maker (AMM) untuk menyediakan likuiditas, bukan order book. Didirikan oleh Michael Egorov, Curve Finance telah menjadi DEX utama untuk stablecoin di ekosistem Ethereum.
Platform ini dikenal berkat antarmuka yang ramah pengguna, di mana pengguna hanya perlu dompet Ethereum untuk mengaksesnya. Curve menawarkan biaya transaksi rendah dan pertukaran stablecoin yang efisien. Model AMM yang digunakan Curve menggantikan order book tradisional dengan algoritma harga, memungkinkan perdagangan aset digital melalui liquidity pool.
Curve Finance beroperasi sebagai protokol yang sepenuhnya terdesentralisasi dan permissionless, dikelola oleh Curve decentralized autonomous organization (DAO). Aset kripto asli proyek ini adalah Curve DAO token (CRV). Karakter terdesentralisasi Curve memungkinkan siapa saja menyediakan likuiditas ke satu atau beberapa pool, di mana smart contract memfasilitasi pertukaran token.
Platform ini berfokus pada perdagangan stablecoin, memberikan pengguna kesempatan mengurangi volatilitas di industri kripto dan tetap memperoleh potensi imbal hasil tinggi melalui protokol lending. Curve Finance menyediakan beragam insentif bagi penyedia likuiditas, di antaranya:
Curve DAO token (CRV) diluncurkan pada Agustus 2020 sebagai bagian dari transisi proyek menuju desentralisasi penuh. Total suplai CRV mencapai 3,303 miliar token, dengan distribusi tuntas pada 2026. Alokasi token sebagai berikut:
Token CRV memberikan hak suara kepada pemegangnya atas berbagai proposal dan memungkinkan pengajuan proposal untuk pemungutan suara komunitas. Token ini dapat dibeli atau diperoleh melalui yield farming dan memiliki banyak fungsi dalam ekosistem Curve Finance, termasuk tata kelola, reward LP, yield boosting, serta token burns.
Walaupun Curve Finance menawarkan banyak keunggulan, penting untuk memahami risiko yang melekat. Proyek ini telah melalui berbagai audit sehingga memberikan tingkat jaminan keamanan tertentu. Namun, salah satu risiko utama Curve Finance adalah ketergantungan pada protokol DeFi lain. Karena mayoritas liquidity pool Curve didukung oleh protokol lain untuk memperoleh pendapatan tambahan, kesulitan keuangan pada satu protokol dapat memicu efek domino ke beberapa protokol lain.
Curve Finance telah menegaskan posisinya sebagai pemain utama di sektor DeFi Ethereum, khususnya di ranah perdagangan stablecoin. Pendekatan inovatif dalam penyediaan likuiditas, biaya rendah, serta integrasi dengan protokol DeFi lain menjadi faktor keberhasilan utama. Meski terdapat risiko sebagaimana proyek kripto pada umumnya, posisi Curve Finance di pasar dan permintaan yang konsisten menunjukkan relevansi yang terus bertahan. Seiring perkembangan lanskap DeFi, Curve Finance tetap menjadi bagian penting dalam ekosistem Ethereum, memfasilitasi perdagangan stablecoin yang efisien dan memberikan peluang bernilai bagi liquidity provider maupun trader.
Curve Finance adalah decentralized exchange untuk perdagangan stablecoin dengan slippage rendah, menggunakan algoritma AMM untuk menyediakan pertukaran efisien dan liquidity pool.
Ya, Curve Finance merupakan investasi yang menjanjikan. Protokol DeFi ini memiliki tingkat adopsi yang terus tumbuh dan potensi imbal hasil tinggi dalam jangka panjang.
Michael Egorov adalah pemilik, pendiri, sekaligus CEO Curve Finance. Sebelumnya, ia juga turut mendirikan NuCypher dan LoanCoin.
Per 19-11-2025, Curve DAO Token (CRV) bernilai $0,4958 dengan kapitalisasi pasar sebesar $699,72 juta. Nilai tertinggi sepanjang masa adalah $6,80 pada Januari 2022.











