
Curve Finance merupakan terobosan besar dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), berperan sebagai Ethereum decentralized exchange (DEX) utama yang didedikasikan untuk perdagangan stablecoin. Platform ini telah menjadi elemen infrastruktur vital di DeFi Ethereum, menghadirkan solusi khusus bagi trader maupun penyedia likuiditas.
Curve Finance adalah DEX khusus di jaringan Ethereum yang berfungsi sebagai kumpulan likuiditas terdesentralisasi untuk perdagangan stablecoin. Berbeda dari bursa konvensional berbasis order book, Curve Finance mengadopsi automated market maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan dan menciptakan likuiditas.
Platform ini didirikan oleh Michael Egorov, seorang pengusaha berpengalaman di dunia kripto. Sebelum mendirikan Curve Finance, Egorov merupakan co-founder NuCypher, sebuah protokol infrastruktur kripto di mana ia menjabat sebagai Chief Technology Officer. Ia juga membangun LoanCoin, jaringan crowdlending terdesentralisasi. Egorov menempuh pendidikan di Moscow Institute of Physics and Technology serta Swinburne University of Technology.
Keunggulan Curve Finance terletak pada kemudahan penggunaan dan spesialisasinya. Pengguna hanya membutuhkan dompet Ethereum untuk mengakses layanan dan menukar stablecoin dengan biaya kompetitif. Meski terdapat banyak DEX besar, Curve Finance tetap memimpin di segmen stablecoin. Protokol AMM yang digunakan menggantikan sistem buku pesanan dengan algoritma penetapan harga, sehingga aset digital ditransaksikan via kumpulan likuiditas, bukan secara langsung antara penjual dan pembeli.
Curve Finance beroperasi sebagai protokol terdesentralisasi dan permissionless, di bawah tata kelola Curve DAO. Arsitektur platform memungkinkan siapa pun untuk menambahkan likuiditas ke satu atau beberapa pool, dengan smart contract yang secara otomatis mengeksekusi semua transaksi swap.
Smart contract menampung likuiditas yang diberikan oleh komunitas, dan para penyedia token memperoleh imbalan atas kontribusinya. Token tersebut digunakan untuk memenuhi pesanan swap di bursa. Mekanisme ini memungkinkan pengguna menukar dua atau lebih token, termasuk stablecoin berpasangan atau wrapped token beserta kolateralnya.
Curve Finance diluncurkan awal tahun 2020, bertepatan dengan lonjakan pesat sektor DeFi. Platform ini dirancang untuk menghadirkan AMM dengan biaya rendah dan efisiensi tinggi. Fokus pada stablecoin memungkinkan trader masuk ke pasar kripto tanpa terpapar volatilitas ekstrem, namun tetap dapat mengejar imbal hasil tinggi melalui protokol lending yang terintegrasi.
Demi menjaga model operasional, Curve Finance menawarkan insentif menarik bagi penyedia likuiditas. Platform ini menetapkan biaya transaksi kompetitif dibanding DEX besar lain, dan membuka peluang bagi pengguna untuk memperoleh reward dari protokol eksternal melalui interoperabilitas token. Sebagai contoh, DAI yang dipinjamkan di Compound Finance berubah menjadi cDAI, yang kemudian bisa dimanfaatkan di pool likuiditas Curve Finance.
Integrasi dengan proyek seperti Yearn dan Synthetix memungkinkan penyedia likuiditas mengoptimalkan pendapatan melalui berbagai sumber. Meliputi biaya trading dari pengguna, APY tinggi untuk deposit stablecoin, peluang yield farming dengan dana yang ditempatkan di protokol DeFi lain, reward veCRV untuk penguncian CRV, dan boosted pool dengan insentif tambahan untuk likuiditas tertentu.
Pada Agustus 2020, Curve Finance mulai bertransformasi menuju desentralisasi penuh lewat peluncuran DAO dan pengenalan token asli CRV. Proyek ini menetapkan jadwal distribusi dengan total pasokan 3.303 miliar token.
Pembagian token terdiri dari 62% untuk penyedia likuiditas komunitas, 30% untuk pemegang saham (termasuk tim dan investor) dengan periode vesting bertahun-tahun, serta 3% untuk karyawan dengan vesting dua tahun.
CRV menjalankan banyak fungsi dalam ekosistem Curve Finance. Sebagai governance token, CRV memberi hak suara pada pemegangnya untuk proposal dan memungkinkan mereka mengajukan ide kepada komunitas. Vote-locked CRV dapat digunakan untuk mengusulkan pembaruan protokol, mulai dari penyesuaian biaya, pembuatan pool baru, hingga perubahan imbalan yield farming.
Pasokan beredar terus meningkat sesuai jadwal distribusi, dan mewakili bagian yang makin besar dari total maksimum. Selain fungsi governance, CRV menjadi reward bagi penyedia likuiditas, memberikan yield boost, serta berperan dalam mekanisme burning token untuk mengelola peredaran.
Meski banyak keunggulan, Curve Finance tetap memiliki risiko yang perlu diperhatikan pengguna. Platform ini sudah melalui audit keamanan, termasuk pemeriksaan menyeluruh oleh perusahaan keamanan ternama, namun tetap tidak mengeliminasi seluruh risiko.
Kerentanan utama Curve Finance adalah ketergantungan pada protokol DeFi lain. Mayoritas pool likuiditas Curve bersumber dari protokol eksternal yang mencari tambahan pendapatan, sehingga gangguan finansial pada salah satu protokol dapat menimbulkan efek berantai ke banyak platform. Interkoneksi ini memang meningkatkan likuiditas dan imbal hasil, namun juga memperbesar risiko sistemik.
Di samping itu, seperti halnya semua platform DeFi, pengguna menghadapi risiko smart contract, potensi perubahan kebijakan regulator, dan volatilitas pasar. Kompleksitas interaksi antar protokol memperluas area serangan dan titik kegagalan.
Curve Finance telah menjadi salah satu automated market maker terpenting di jaringan Ethereum, khusus dalam perdagangan stablecoin dan kripto wrapped berkapasitas tinggi. Spread yang sempit, slippage minim, dan peran utama dalam ekosistem DeFi membuktikan value proposition dan kecocokan pasar platform ini.
Inovasi dalam insentif penyedia likuiditas, tata kelola komunitas, dan integrasi dengan protokol DeFi lain menjadikan posisi Curve Finance semakin kuat. Meski risiko tetap ada seperti pada proyek kripto lainnya, fokus spesialisasi, dukungan komunitas, dan rekam jejak solid menandakan masa depan yang menjanjikan. Kemampuan mempertahankan keunggulan operasional dan peran sebagai infrastruktur inti DeFi Ethereum menunjukkan potensi permintaan dan pengembangan berkelanjutan. Namun, pengguna perlu memahami ketergantungan platform dan melakukan analisis risiko secara cermat sebelum berpartisipasi.
Curve Finance adalah automated market maker yang memungkinkan swap token berbiaya rendah melalui pool aset serupa. Penyedia likuiditas memperoleh reward CRV dan risiko impermanent loss diminimalkan.
Curve Finance memiliki potensi sebagai investasi berisiko tinggi dengan peluang imbal hasil besar berkat solusi DeFi inovatif dan ekosistem yang terus berkembang. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi faktor utama untuk diperhatikan.
Per Desember 2025, 1 CRV bernilai sekitar $0,39 USD. Harga menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Michael Egorov adalah pemilik sekaligus CEO Curve Finance. Ia mendirikan perusahaan ini pada tahun 2020.











