

Lanskap teknikal NEAR Protocol pada tahun 2025 menunjukkan sinyal yang saling bertentangan dan memerlukan analisis cermat. Relative Strength Index berada di level 40,50 yang menempatkan aset pada zona netral, di mana baik tekanan beli maupun jual belum terlihat dominan. Kondisi ini menunjukkan pasar belum menentukan arah, menciptakan situasi setimbang yang umumnya mendahului pergerakan besar.
| Indikator | Pembacaan Terkini | Sinyal |
|---|---|---|
| RSI | 40,50 | Netral |
| MACD | 0,048 unit | Zona Bullish |
| KDJ | Di bawah 50 | Tekanan Bearish |
Indikator Moving Average Convergence Divergence di level 0,048 unit pada zona bullish mengindikasikan momentum naik mulai terbentuk seiring berkurangnya tekanan bearish. Namun, hal ini berseberangan dengan sinyal jual harian dan pembacaan KDJ yang masih menunjukkan potensi tekanan turun. Analisis divergensi volume-harga memberikan gambaran penting tentang struktur pasar: harga yang terus membentuk titik terendah baru dengan volume yang tetap atau meningkat menandakan tekanan jual mulai melemah, membuka peluang validasi awal tren naik walaupun sentimen bearish masih bertahan.
Level resistance penting di $2,00 menjadi titik pertarungan antara kekuatan bullish dan bearish. Selama NEAR belum menembus level ini dengan keyakinan, sinyal jual harian tetap relevan. Trader perlu mengamati apakah pola volume memperkuat atau menolak sinyal bearish KDJ, karena divergensi sering menjadi indikasi awal pembalikan tren. Prospek yang beragam ini mencerminkan ketidakpastian pasar, dengan data teknikal mendukung sikap bullish yang hati-hati dari MACD dan kewaspadaan dari sinyal harian, sehingga pengelolaan posisi dan risiko menjadi kunci bagi pelaku pasar.
Lanskap teknikal NEAR Protocol memperlihatkan struktur bullish yang kuat melalui konvergensi beberapa simple moving average. Ketika SMA 3, SMA 5, dan SMA 10 selaras dan saling melampaui, trader mengenali ini sebagai konfirmasi tren yang sangat kuat. Pada harga saat ini sekitar $1,498, NEAR berada di zona krusial $1,50-$1,55 di mana sinyal bullish crossover terjadi.
Simple moving average berfungsi sebagai indikator tren yang menyoroti momentum arah selama periode tertentu, menghaluskan fluktuasi harga yang sering kali membingungkan. SMA 3 paling cepat merespons perubahan harga terbaru, sementara SMA 5 dan SMA 10 memberikan konfirmasi tren yang lebih lambat dan stabil. Ketika rata-rata jangka pendek melampaui jangka panjang, ini menandakan percepatan momentum naik.
| Moving Average | Kekuatan Sinyal | Sensitivitas Harga |
|---|---|---|
| SMA 3 | Respon Cepat | Tinggi |
| SMA 5 | Respon Sedang | Sedang |
| SMA 10 | Respon Lambat | Rendah |
Konvergensi ketiga SMA yang secara bersamaan mengeluarkan sinyal beli di $1,50-$1,55 merupakan kekuatan statistik yang tidak bisa didapat hanya dari satu indikator. Konfirmasi multi-level ini menunjukkan keselarasan teknikal kelas institusi. Meski demikian, disiplin trading menuntut konfirmasi tambahan dari analisis volume, level support-resistance, dan indikator sentimen pasar yang lebih luas. Posisi NEAR di peringkat 49 dengan kapitalisasi pasar $1,92 miliar menghadirkan likuiditas cukup sehingga pola teknikal ini memiliki bobot prediktif tinggi.
Volume trading NEAR Intents layer telah menembus $4 miliar, menandakan peningkatan permintaan on-chain yang signifikan dan membentuk pola divergensi nyata dengan performa harga NEAR token saat ini. Data terbaru menunjukkan volume trading NEAR Intents dalam tujuh hari terakhir mencapai $1,1 miliar, sementara akumulasi volume sebulan terakhir tercatat $2,5 miliar.
| Periode Waktu | Volume Trading | Pendapatan Biaya Harian |
|---|---|---|
| 7 hari terakhir | $1,1 miliar | Sekitar $570 ribu |
| 30 hari terakhir | $2,5 miliar | Cenderung stabil |
| Total akumulasi | $4 miliar | Terus bertumbuh |
Pertumbuhan volume yang belum diikuti kenaikan harga token merefleksikan keterlambatan persepsi nilai fundamental oleh pelaku pasar. Lonjakan volume on-chain menunjukkan kebutuhan nyata atas fitur trading lintas chain, khususnya dukungan NEAR Intents untuk transaksi lebih dari 120 aset yang menjadikan NEAR sebagai pusat likuiditas DeFi utama. Saat pasar mulai menyerap perbaikan fundamental ini, harga biasanya akan mengalami kenaikan kompensasi, memberi peluang pembalikan tren bagi investor yang cermat.
NEAR merupakan mata uang kripto utama dari blockchain Near Protocol, digunakan untuk transaksi, staking, dan tata kelola. Kripto ini mengadopsi mekanisme konsensus proof-of-stake yang mendukung fungsionalitas smart contract dan operasional jaringan ekosistem.
Pada tahun 2025, NEAR diproyeksikan berada di kisaran $2,4 hingga $7,6, didorong oleh peningkatan adopsi institusi dan pertumbuhan ekosistem. Harga aktual sangat bergantung pada kondisi pasar dan perkembangan teknologi.
NEAR memiliki potensi sebagai platform Web3 unggulan untuk aplikasi terdesentralisasi. Dengan peningkatan skalabilitas, adopsi developer, dan ekspansi ekosistem, NEAR siap tumbuh besar dalam infrastruktur blockchain dan adopsi DeFi.
NEAR menghadirkan skalabilitas jangka panjang dan arsitektur keamanan yang lebih unggul. Meskipun Solana saat ini memiliki adopsi lebih tinggi, teknologi sharding NEAR yang inovatif dan ekosistem yang ramah developer menempatkannya pada posisi yang kuat untuk pertumbuhan dan keberlanjutan industri blockchain ke depan.











