
Menjelang akhir September 2025, Aster menunjukkan akselerasi signifikan di pasar decentralized perpetual exchange dengan memproses volume perdagangan 30 hari sebesar $290 miliar dan menguasai sekitar 16,8% pangsa pasar decentralized perp. Pencapaian ini menandai tonggak penting, karena platform tersebut membukukan sekitar $9 miliar volume mingguan, menempatkannya sebagai pesaing utama di lanskap perdagangan derivatif yang semakin ketat.
Tabel berikut menampilkan perbandingan kinerja antara dua platform teratas:
| Metrik | Aster | Hyperliquid |
|---|---|---|
| Volume Perdagangan 30 Hari | $290 Miliar | $320 Miliar (Juli 2025) |
| Pangsa Pasar (Volume) | 16,8% | 8-38% (bervariasi per periode) |
| Pangsa Open Interest | Lebih Rendah | ~62% |
| Rasio OI/Volume | ~0,18 | ~0,64 |
Kecenderungan yang berbeda ini mencerminkan strategi inti masing-masing. Volume tinggi Aster dengan open interest yang lebih rendah menunjukkan dominasi aktivitas trading retail dan taktis, sangat menarik bagi pasar Asia serta trader baru. Sebaliknya, open interest tinggi pada Hyperliquid menandakan trader profesional dan market maker memegang posisi besar dalam jangka panjang, memanfaatkan infrastruktur platform yang matang. Alih-alih saling menggantikan, dinamika ini mengilustrasikan segmentasi pasar, di mana masing-masing platform melayani segmen pengguna berbeda dengan proposisi nilai serta karakteristik operasional tersendiri.
Strategi leverage agresif Aster menonjol dengan menawarkan leverage maksimum hingga 300x, jauh melampaui parameter risiko kompetitor. Fitur leverage ekstrem ini mengharuskan trader mempertahankan rasio margin di atas 80% agar posisi tidak terlikuidasi, di mana posisi akan otomatis ditutup jika rasio margin jatuh di bawah ambang tersebut. Platform ini juga menerapkan dana asuransi yang menanggung potensi saldo negatif setelah likuidasi, menambah lapisan perlindungan risiko sistemik.
Hyperliquid mengambil pendekatan berbeda dengan batas leverage yang ketat dan kontrol risiko menyeluruh, memprioritaskan pelestarian modal daripada amplifikasi trading. Perbandingan ini menunjukkan filosofi strategi yang berbeda terkait perlindungan trader dan keberlanjutan platform:
| Fitur | Aster | Hyperliquid |
|---|---|---|
| Leverage Maksimum | 300x | Jauh Lebih Rendah |
| Ambang Likuidasi | Rasio Margin 80% | Persyaratan Lebih Ketat |
| Manajemen Risiko | Dana Asuransi | Kerangka Konservatif |
| Target Pengguna | Retail & Pasar Asia | Trader Profesional |
| Fokus Infrastruktur | Multi-Chain Fleksibel | Efisiensi Single-Chain |
Leverage tinggi Aster menarik trader retail yang mengincar return besar, namun menuntut kemampuan manajemen risiko tingkat lanjut. Infrastruktur mapan Hyperliquid terbukti sangat stabil, terutama selama peristiwa likuidasi $19 miliar pada Oktober 2025, di mana platform tetap beroperasi tanpa hambatan. Bukti ini menunjukkan korelasi langsung antara kematangan infrastruktur dan keandalan manajemen risiko di kondisi pasar ekstrem.
Pada pasar decentralized perpetual exchange, terdapat perbedaan mencolok antara open interest dan volume perdagangan, yang mencerminkan perilaku pengguna dan strategi platform yang berbeda.
| Metrik | Hyperliquid | Aster |
|---|---|---|
| Pangsa Pasar Open Interest | 62% | Konsentrasi Lebih Rendah |
| Pangsa Pasar Volume Perdagangan | 8-38% | 22,3% |
| Rasio Open Interest terhadap Volume | Stabilitas Tinggi | 0,18 (berbasis insentif) |
Perbedaan ini menegaskan bahwa volume perdagangan dan open interest merepresentasikan aspek berbeda dari aktivitas pasar. Volume perdagangan mencerminkan intensitas transaksi jangka pendek, sedangkan open interest menyoroti penempatan modal serta komitmen posisi. Hyperliquid yang menguasai open interest 62% menunjukkan dominasi trader profesional dan market maker dalam penempatan posisi jangka panjang, memanfaatkan kedalaman likuiditas serta infrastruktur matang platform.
Dominasi volume perdagangan Aster sebesar 22,3%, meski open interest relatif rendah, menandakan konsentrasi partisipasi trader retail. Rendahnya rasio open interest terhadap volume di sekitar 0,18 menunjukkan pola transaksi intensif dengan akumulasi posisi minimal, lazim ditemui pada aktivitas insentif dan spekulasi retail.
Selama peristiwa likuidasi Oktober 2025 yang melibatkan volatilitas $19 miliar, Hyperliquid tetap stabil secara operasional saat memproses volume transaksi besar. Hal ini semakin memperkuat kepercayaan institusi pada kemampuan platform dalam menghadapi momen kritis pasar.
Perbedaan segmen ini mencerminkan strategi masing-masing platform: Hyperliquid fokus pada trader profesional yang membutuhkan stabilitas dan likuiditas dalam, sementara Aster menyasar retail dan pasar berkembang yang mencari frekuensi transaksi tinggi. Segmentasi ini membuktikan ekosistem perpetual exchange mampu mengakomodasi berbagai tipe pengguna sesuai pola trading dan komitmen modal mereka.
ASTER merupakan decentralized exchange generasi terbaru yang menyediakan perdagangan spot dan perpetual. Setelah TGE pada September 2025, ASTER tumbuh lebih dari 1.500% dan menjadi pemain utama di pasar derivatif DeFi yang melayani trader retail maupun profesional.
Ya, ASTER sangat menjanjikan. Testnet blockchain Layer-1 diluncurkan pada Desember 2025 dengan Shield Mode yang memungkinkan trading privat hingga 1.001x leverage. Mainnet yang dijadwalkan rilis pada Q1 2026 akan mendorong adopsi institusional dan meningkatkan utilitas platform.
Ya, ASTER berpotensi mencapai $10 jika fundamental dan adopsi pasar terus menguat. Meskipun ambisius, pertumbuhan ekosistem dan peningkatan volume perdagangan dapat mendorong pencapaian harga ini dalam jangka menengah hingga panjang.
Buat akun crypto, deposit USDT atau mata uang fiat, lalu masuk ke pasar Spot dan lakukan order beli ASTER. Pilih tipe order pasar atau limit sesuai kebutuhan pembelian instan atau terjadwal.
Risiko utama meliputi volatilitas pasar, fluktuasi harga, penurunan volume trading, dan berkurangnya total value locked. Investor sebaiknya mempertimbangkan risiko likuiditas serta perubahan sentimen pasar yang dapat memengaruhi performa ASTER.
ASTER menggunakan teknologi parallel processing untuk throughput transaksi lebih tinggi dan biaya rendah secara konsisten. Platform ini mengutamakan skalabilitas dan pengalaman pengguna, serta unggul dalam trading terdesentralisasi dan kontrak perpetual berkat arsitektur jaringan yang canggih.









