

Sepanjang awal 2024 hingga akhir 2025, TRON menghadapi tekanan bearish yang intens, dengan harga TRX turun dari titik tertinggi sekitar $0,44 ke level perdagangan sekitar $0,29. Koreksi sebesar 34 persen ini menandai salah satu penurunan paling signifikan dalam sejarah perdagangan aset ini. Pergerakan harga berlangsung tidak linear, ditandai serangkaian gelombang jual yang bergantian dengan upaya pemulihan singkat, sehingga menciptakan tantangan bagi para trader dalam menentukan level support utama.
Fase penurunan yang paling tajam terjadi pada November 2025, saat harga TRX jatuh dari sekitar $0,34 ke titik terendah $0,27, menandai koreksi yang sangat dalam dalam tren turun yang lebih luas. Lonjakan volatilitas ini disertai penurunan staking rates yang signifikan di jaringan TRON, merefleksikan turunnya kepercayaan investor pada periode tersebut. Analisis teknikal harga menunjukkan pola descending triangle, di mana harga TRX terus gagal menembus zona resistance yang lebih tinggi, mempercepat momentum bearish sepanjang paruh akhir periode.
Analis pasar menyoroti rentang $0,29–$0,35 sebagai wilayah harga kritis, dengan $0,273 menjadi lantai support utama dalam proyeksi teknikal. Kelemahan mendasar yang mendorong penurunan 2024–2025 mencerminkan fluktuasi sentimen pasar kripto secara luas dan tantangan spesifik di ekosistem TRON, termasuk isu biaya transaksi yang berdampak pada pengguna volume besar. Pemahaman atas dinamika harga ini menjadi konteks penting dalam menilai fondasi teknikal dan potensi pemulihan TRX ke depan.
Tidak ada
Fluktuasi harian sebesar 0,88% pada perdagangan TRX menandakan lingkungan volatilitas yang terkendali, yang menjadi ciri pergerakan harga token belakangan ini. Volatilitas harian yang stabil ini menunjukkan bahwa trader telah membangun keseimbangan harga di zona konsolidasi $0,28–$0,30, di mana TRX konsisten bertahan sepanjang awal 2026.
Adanya 2,5 juta alamat aktif harian mencerminkan keterlibatan on-chain yang kuat dan menjadi fondasi utama dinamika pasar. Jumlah alamat aktif harian yang tinggi menandakan pemanfaatan jaringan yang nyata dan partisipasi pengguna, jauh melampaui aktivitas spekulatif semata. Metrik ini membuktikan bahwa aktivitas TRX berakar pada utilitas ekosistem yang riil, bukan sekadar pergerakan harga.
Sinergi antara fluktuasi harian yang terkendali dan tingginya jumlah alamat aktif menciptakan dinamika stabil. Walaupun volatilitas harian 0,88% terbilang moderat, hal ini menunjukkan stabilitas harga yang didukung adopsi on-chain yang solid. Jaringan yang memiliki 355 juta total akun dan volume penyelesaian USDT sebesar $699 miliar memperkuat konsolidasi ini, mencegah penurunan tajam sekaligus membatasi lonjakan harga yang eksplosif.
Sentimen pasar saat ini netral-bullish, didukung pertahanan kuat di zona support $0,285–$0,29. Stabilitas teknikal ini bersama metrik alamat aktif harian yang konsisten menandakan kisaran harga saat ini adalah hasil keseimbangan minat beli dan jual, bukan tekanan ekstrem ke salah satu arah.
TRX menampilkan korelasi positif yang kuat dengan BTC dan ETH pada analisis rolling 30 dan 90 hari sepanjang 2024–2025, di mana pergerakan pasar utama sering berjalan selaras. Pola korelasi ini menggambarkan sensitivitas TRX terhadap pergerakan pasar kripto dan posisinya di ekosistem global. Namun, inisiatif institusional telah mulai membentuk dinamika harga TRX yang lebih mandiri. Program buyback senilai $1 miliar yang menargetkan 3,1 miliar token TRX terbukti sangat efektif dalam menstabilkan harga di masa volatil. Mekanisme pengurangan suplai ini meningkatkan harga TRX sekitar 12% sekaligus memperbaiki likuiditas dan menurunkan volatilitas, menunjukkan dampak strategi penempatan modal terhadap perilaku harga di tengah pengaruh pasar BTC dan ETH.
Katalis jaringan semakin memperkuat posisi TRX di pasar. Pembaruan infrastruktur terbaru menurunkan gas fee sebesar 30% dan mempercepat pertumbuhan TVL, menguatkan keunggulan kompetitif jaringan. Peningkatan teknis ini memperluas utilitas TRX untuk staking, partisipasi tata kelola, dan aktivitas lintas chain, sehingga mendorong permintaan intrinsik. Sinergi antara program buyback dan peningkatan jaringan menciptakan katalis yang saling mendukung—buyback memangkas suplai beredar sementara upgrade jaringan menarik modal institusional yang mengutamakan efisiensi dan skalabilitas. Kedua faktor ini memungkinkan TRX mempertahankan stabilitas terhadap kisaran $0,29–$0,44 meski menghadapi tekanan korelasi BTC/ETH, memperlihatkan bagaimana strategi inisiatif dapat memodulasi dinamika pasar secara menyeluruh.
Harga TRON (TRX) turun dari $0,44 ke $0,29 terutama karena penurunan permintaan pasar, meningkatnya persaingan, dan merosotnya kepercayaan investor. Sentimen negatif dan katalis berita yang kurang mendukung turut mempercepat tren penurunan di periode tersebut.
TRX kini diperdagangkan di rentang penting $0,3390–$0,3451. Support berada di $0,3390 dan resistance di $0,3451, dengan momentum bullish kuat di pasar.
TRX berpeluang rebound ke $0,44. Resistance utama yang perlu ditembus adalah $0,35, $0,38, dan $0,40. Jika berhasil menembus di atas $0,40, momentum bullish menuju target $0,44 akan semakin kuat.
Peningkatan jumlah alamat aktif dan volume transaksi memperkuat permintaan serta harga TRX secara jangka panjang. Adopsi USDT-TRC20 secara masif mendorong permintaan sumber daya. Ekspansi ekosistem dan upgrade protokol memberikan tekanan positif berkelanjutan terhadap valuasi TRX.
TRX konsisten menunjukkan performa pasar yang stabil, secara reguler berada di jajaran sepuluh besar global berdasarkan kapitalisasi pasar. Dengan tingkat aktivitas pengguna tinggi dan kapital terkunci yang besar, TRX menjadi pilihan kripto mainstream yang tepercaya.











