

ROI (Return on Investment) merupakan tolok ukur yang menghitung laba atau rugi dari sebuah investasi dibandingkan dengan biaya awalnya. Di dunia keuangan tradisional, ROI sudah menjadi standar utama, namun di industri kripto—dengan volatilitas tinggi dan banyak peluang perdagangan—peran ROI semakin krusial. ROI dapat disajikan dalam bentuk rasio (misal 0,25) atau persentase (25%), menjadikannya metrik universal untuk menilai performa investasi apa pun.
Rumus ROI standar sangat mudah diterapkan, bahkan untuk pemula:
ROI = (Nilai Saat Ini – Investasi Awal) / Investasi Awal × 100%
Anda membeli 1 ETH seharga $2.000 di bursa utama. Sebulan kemudian, ETH tersebut dijual seharga $2.500. Berikut perhitungan ROI-nya:
Perdagangan kripto hampir selalu melibatkan biaya ekstra. Pada platform terkemuka, biaya ini meliputi biaya trading, biaya penarikan, dan biaya posisi (misal funding rate pada futures trading). Untuk hasil ROI yang benar, seluruh biaya ini harus dihitung.
Anda membeli 100 token seharga $100 dan menjualnya seharga $150. Biaya pembelian $2 dan biaya penjualan $1. Berikut perhitungannya:
ROI adalah metrik serbaguna, namun ada keterbatasan khususnya pada pasar kripto.
Spot trading adalah transaksi jual beli aset pada harga pasar saat ini dengan penyelesaian langsung. Rumus ROI standar berlaku di sini.
Contoh: Beli 10 XRP seharga $5, jual seharga $7. Keuntungan = $7 – $5 = $2. ROI = $2 / $5 × 100% = 40%.
Platform futures terdepan menyediakan leverage (bahkan hingga 200x) yang meningkatkan potensi profit dan risiko. ROI ditentukan oleh ukuran posisi dan pergerakan harga.
Contoh: Buka posisi long 1 BTC dengan leverage 10x, investasi $1.000. Jika harga naik 5%, hasil Anda $500. ROI = $500 / $1.000 × 100% = 50%.
Staking adalah pendapatan pasif dengan mengunci aset dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh bunga. ROI bergantung pada APY dan lamanya staking.
Contoh: Staking 1.000 USDT, APY 10%, durasi 30 hari. Pendapatan = $1.000 × 10% × (30/365) ≈ $8,22. ROI = $8,22 / $1.000 × 100% ≈ 0,82%.
P2P memungkinkan perdagangan kripto langsung antar pengguna. ROI dipengaruhi oleh selisih harga beli dan jual.
Contoh: Beli 1 BTC via P2P seharga $40.000, jual di spot market seharga $41.000. ROI = ($41.000 – $40.000) / $40.000 × 100% = 2,5%.
Exchanges papan atas rutin menggelar launchpool, yang memungkinkan staking token untuk memperoleh aset baru gratis. ROI dihitung dari nilai token yang didapat.
Contoh: Staking 1.000 token platform ($2.000), dapat token proyek baru senilai $300. ROI = $300 / $2.000 × 100% = 15%.
Kurangi biaya komisi: Platform utama menawarkan biaya terendah—biasanya 0% untuk maker, 0,02% untuk taker. Memegang token platform berpotensi memberi diskon hingga 50% untuk biaya trading, dan 70% untuk bonus referral.
Diversifikasi portofolio: Hindari menempatkan semua dana pada satu aset. Bagi modal ke koin utama (BTC, ETH), altcoin potensial, dan stablecoin (USDT, USDC) guna menekan risiko dan menstabilkan ROI.
Gunakan alat manajemen risiko: Dalam futures, atur stop-loss dan take-profit untuk mengunci profit dan membatasi rugi. Pada spot, terapkan strategi “beli rendah, jual tinggi”.
Ikuti promosi dan event: Platform besar kerap mengadakan giveaway token, launchpool, dan kontes trading. Staking token platform di launchpool berpotensi memberi token baru bernilai tinggi.
Pantau pasar: Manfaatkan alat analisis (chart, indikator) serta ikuti perkembangan berita. Dasarkan keputusan pada kombinasi analisis teknikal dan fundamental.
Coba leverage secara bertahap: Leverage di futures bisa meningkatkan ROI signifikan, namun risikonya juga besar. Mulailah kecil (2x–5x), naikkan saat sudah lebih berpengalaman.
Reinvestasikan profit: Hindari langsung menarik seluruh keuntungan. Reinvestasikan dalam trading atau staking baru agar efek compounding maksimal.
ROI standar tidak menunjukkan pengaruh waktu, sehingga kurang informatif bagi investor jangka panjang. Untuk itu, ROI tahunan digunakan untuk mengetahui rata-rata profit tahunan Anda.
Rumus:
ROI Tahunan = [(1 + ROI)^(1/n) – 1] × 100%
Investasi $1.000 pada token, dijual $2.000 setelah 2 tahun. ROI = 100% (1,0). ROI Tahunan = [(1 + 1,0)^(1/2) – 1] × 100% ≈ 41,4% per tahun.
Staking 5.000 token platform, APY 12%, selama 6 bulan. Pendapatan = $3.000 × 12% × (180/365) ≈ $177,53. ROI = $177,53 / $3.000 × 100% ≈ 5,92%. ROI Tahunan = [(1 + 0,0592)^(365/180) – 1] × 100% ≈ 12%.
Bursa terkemuka menyediakan fitur yang memudahkan analisis ROI, antara lain:
Mengabaikan biaya: Jika biaya diabaikan, hasil ROI Anda akan tidak akurat.
Solusi: Selalu cek riwayat transaksi dan masukkan seluruh biaya ke perhitungan ROI.
Nilai saat ini tidak tepat: Menggunakan harga non-pasar bisa membuat ROI tampak lebih tinggi dari kenyataan.
Solusi: Pastikan memakai harga penjualan aktual, bukan harga tertinggi pasar.
Mengabaikan faktor waktu: ROI tanpa memperhitungkan waktu bisa menyesatkan analisis.
Solusi: Gunakan ROI tahunan terutama untuk investasi jangka panjang.
Return on Investment (ROI) bukan sekadar parameter—ia adalah alat mutlak untuk trading dan investasi berbasis keputusan. Baik Anda melakukan spot trading, futures, atau memperoleh pendapatan pasif melalui staking, perhitungan ROI yang tepat membantu Anda menilai strategi dan mengambil keputusan lebih cerdas. Selalu perhitungkan seluruh biaya, evaluasi risiko, manfaatkan fitur platform, dan terus tingkatkan pengetahuan—perjalanan kripto Anda akan semakin optimal.
ROI (Return on Investment) adalah indikator yang menunjukkan keuntungan atau kerugian sebagai persentase dari investasi Anda. Rumusnya: (Nilai Saat Ini – Investasi Awal) ÷ Investasi Awal × 100%. Digunakan untuk menilai performa sesungguhnya investasi kripto.
ROI = (Keuntungan Bersih ÷ Investasi Awal) × 100. Contoh: investasi $1.000, dapat untung $200—ROI Anda 20%.
ROI membandingkan profit dengan biaya, ideal untuk proyek jangka pendek. Profit margin dan rate of return menilai total/netto profit melawan biaya—lebih tepat untuk analisis jangka panjang.
Perhitungkan biaya trading, biaya jaringan, pajak, biaya penyimpanan, dan slippage. Semua biaya ini berpengaruh langsung pada hasil riil dan wajib masuk dalam penilaian performa yang akurat.
Hitung ROI ((Nilai Saat Ini – Biaya Awal) / Biaya Awal × 100%) dan pantau hasil secara berkala. Bandingkan ROI antar periode, identifikasi pola, nilai profitabilitas dan risiko, dan optimalkan keputusan investasi Anda.
Gunakan rumus: [(Total Return + 1)^(1/Jumlah Tahun) - 1] × 100%. Rumus ini membantu membandingkan hasil di berbagai periode dan memahami pengembalian tahunan riil aset kripto Anda.
ROI negatif berarti investasi Anda merugi. Untuk transaksi rugi: ROI = (Harga Jual – Harga Beli) / Harga Beli × 100%. Hasil negatif menunjukkan kerugian modal. Evaluasi strategi dan rancang langkah pencegahan untuk meminimalkan kerugian berikutnya.











