

Unrealized Profit and Loss (Unrealized P&L), yang juga dikenal sebagai paper gain atau paper loss, adalah laba atau rugi teoritis yang berasal dari posisi terbuka di pasar keuangan. Nilai ini dihitung dengan membandingkan harga pasar terkini dengan harga masuk ketika posisi dibuka. Metrik keuangan ini tetap belum terealisasi hingga posisi ditutup dan laba atau rugi menjadi aktual.
Unrealized P&L menjadi indikator utama bagi investor dan trader untuk memantau kinerja posisi terbuka mereka secara real time. Sebagai ilustrasi, jika investor membeli saham seharga Rp100 per saham dan harga pasar naik menjadi Rp120, Unrealized P&L menunjukkan keuntungan Rp20 per saham. Namun, keuntungan tersebut tetap belum terealisasi sebelum saham dijual. Nilai Unrealized P&L selalu berubah mengikuti fluktuasi harga pasar.
Konsep unrealized profit and loss penting karena beberapa alasan. Konsep ini membantu investor mengambil keputusan bijak terkait apakah akan mempertahankan atau menjual aset investasi. Dengan memantau laba atau rugi yang belum terealisasi, trader dapat mengatur strategi perdagangan, sehingga dapat memaksimalkan return atau meminimalkan kerugian. Bagi korporasi dan manajer dana, metrik ini memberikan wawasan tentang kinerja investasi, yang berdampak pada laporan keuangan dan pernyataan investasi mereka.
Memahami Unrealized P&L sangat penting untuk menilai kinerja portofolio dan membuat keputusan terinformasi mengenai manajemen posisi. Kemampuan memantau metrik ini secara real time memungkinkan pelaku pasar merespons perubahan kondisi pasar dengan cepat.
Pada era perdagangan digital, teknologi berperan vital dalam pelacakan dan pelaporan unrealized profit and loss. Platform trading dan perangkat lunak keuangan canggih menyediakan data analitik secara real time, sehingga trader dapat melihat Unrealized P&L setiap saat. Akses cepat ke informasi ini memungkinkan pengambilan keputusan secara responsif, yang sangat penting dalam pasar yang bergerak dinamis.
Platform trading modern secara otomatis menghitung dan menampilkan Unrealized P&L untuk semua posisi terbuka, sehingga tidak diperlukan perhitungan manual. Kemajuan teknologi ini telah membuka akses ke metrik keuangan yang canggih, sehingga baik trader profesional maupun ritel dapat memantau posisi mereka secara efektif.
Bagi investor, pemahaman unrealized profit and loss sangat penting dalam pengelolaan portofolio. Metrik ini memengaruhi keputusan terkait alokasi aset dan penilaian risiko. Dengan menelaah laba atau rugi yang belum terealisasi, investor dapat menentukan kapan mengambil keuntungan, membatasi kerugian, atau menyesuaikan portofolio agar sesuai dengan tujuan investasi dan toleransi risiko. Pengelolaan yang proaktif ini sangat penting di pasar yang volatil, di mana perubahan besar dapat terjadi dengan cepat.
Unrealized P&L juga berperan sebagai metrik psikologis karena dapat memengaruhi perilaku investasi dan pengambilan keputusan. Investor harus memahami bahwa laba yang belum terealisasi bukanlah hasil yang pasti dan dapat berubah menjadi kerugian jika kondisi pasar bergerak tidak menguntungkan.
Unrealized profit and loss merupakan konsep utama dalam keuangan yang menunjukkan kinerja posisi terbuka dalam hal potensi laba atau rugi berdasarkan kondisi pasar saat ini. Nilainya tetap bersifat teoritis hingga posisi ditutup. Logika ini digunakan oleh trader individu, manajer investasi, dan analis keuangan untuk mengevaluasi serta mengelola hasil keuangan secara real time.
Memahami dan memantau Unrealized P&L dapat memberikan dampak besar pada hasil keuangan dan perencanaan strategis dalam aktivitas trading dan investasi. Trader dan investor yang memanfaatkan metrik Unrealized P&L secara efektif dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi mengenai ukuran posisi, manajemen risiko, dan optimalisasi portofolio. Peninjauan rutin atas posisi yang belum terealisasi membantu menjaga disiplin dan mencegah keputusan emosional akibat fluktuasi pasar jangka pendek.
Unrealized P&L adalah nilai akun mengambang dari posisi terbuka pada harga pasar saat ini, sedangkan Realized P&L merupakan laba atau rugi aktual setelah posisi ditutup. Unrealized P&L adalah estimasi yang berubah sesuai harga, sedangkan Realized P&L merupakan hasil akhir termasuk seluruh biaya dan ongkos.
Unrealized P&L dihitung dengan mengambil selisih antara harga saat ini dan harga masuk, lalu dikalikan dengan jumlah kepemilikan. Rumus: (Harga Saat Ini - Harga Masuk) × Kuantitas = Unrealized P&L. Nilai positif menunjukkan keuntungan yang belum terealisasi, nilai negatif menunjukkan kerugian yang belum terealisasi.
Unrealized P&L berbeda berdasarkan kelas aset: saham tidak menggunakan leverage, sedangkan futures dan crypto sering memanfaatkan leverage yang memperbesar laba atau rugi secara signifikan. Crypto dan futures cenderung lebih volatil sehingga fluktuasinya lebih cepat. Leverage mengalikan perubahan P&L secara proporsional—leverage 10x berarti pergerakan harga 1% setara dengan perubahan P&L 10%. Semua instrumen tersebut mencerminkan potensi laba sebelum posisi ditutup.
Unrealized P&L mencerminkan perubahan nilai portofolio saat ini tanpa menjual posisi, membantu investor menilai kinerja real time, memantau kekuatan posisi, membuat keputusan trading yang terinformasi, dan memahami potensi laba maupun rugi sebelum terealisasi.
Unrealized profit menjadi realized profit ketika Anda menutup posisi dengan menjual atau menarik cryptocurrency. Setelah transaksi selesai dan terselesaikan, laba atau rugi Anda akan dikunci dan dikonversi dari unrealized menjadi realized P&L.
Evaluasi performa portofolio secara rutin, tetapkan level stop-loss dan take-profit, awasi volatilitas pasar dengan cermat, serta sesuaikan posisi sesuai toleransi risiko dan strategi investasi Anda.











