


Perjalanan harga NEAR Protocol memperlihatkan volatilitas tinggi yang menjadi ciri khas teknologi blockchain yang masih berkembang. Harga token ini dimulai dari $14,62 di akhir 2021, mengalami kenaikan tajam sebelum terkoreksi oleh pasar. NEAR mencatat puncak historis di $20,44 pada Januari 2022, memperlihatkan antusiasme awal terhadap solusi skalabilitas dan ekosistem pengembang protokol tersebut.
Memasuki awal 2026, NEAR Protocol diperdagangkan di sekitar $1,51, mencerminkan tantangan pasar kripto secara umum serta tekanan kompetitif di ranah blockchain layer-1. Meski demikian, level harga terkini perlu dikaji dalam konteks jangka panjang. Pada Januari 2026, token ini menunjukkan ketangguhan dengan sempat naik ke $1,8081 di pertengahan bulan, menandakan kekuatan fundamental di tengah sentimen pasar yang lesu.
Analis memperkirakan NEAR Protocol dapat mencapai $81,47 pada 2030, atau sekitar 5.300% kenaikan dari level saat ini. Proyeksi agresif ini didukung oleh keunggulan teknis protokol, seperti sharding technology yang mendukung skalabilitas linear serta potensi adopsi aplikasi terdesentralisasi secara luas. Volatilitas historis—dari titik rendah $0,9814 ke puncak di atas $19—menegaskan karakter pergerakan harga NEAR yang dipengaruhi baik oleh tren pasar kripto global maupun perkembangan internal protokol. Pemahaman atas trajektori performa ini membantu investor memposisikan valuasi saat ini dalam narasi pertumbuhan NEAR secara menyeluruh.
Analisis volatilitas NEAR Protocol mengidentifikasi dinamika perdagangan khusus selama tahun 2026. Fluktuasi harga 24 jam saat ini relatif sempit, meski proyeksi kisaran harga sepanjang 2026 mencapai $4,50-$7,20, mengindikasikan ruang ekspansi lebih lanjut. Level support dan resistance terbentuk dari aktivitas perdagangan kumulatif, di mana trader teknikal menentukan titik harga penting berdasarkan konsentrasi volume historis serta perubahan sentimen pasar.
NEAR menunjukkan volatilitas yang signifikan dan dipantau aktif oleh pelaku pasar. Data terbaru menampilkan pola harga 24 jam yang terstruktur, dengan level support menjadi pijakan sementara saat harga turun. Resistance menjadi penghalang momentum naik, utamanya selama aksi ambil untung. Profil volatilitas NEAR sejalan dengan kondisi pasar kripto global, di mana sentimen pasar saat ini seimbang di sekitar 52% positif, mengindikasikan dukungan bagi potensi pemulihan harga.
Untuk proyeksi harga 2026, level support dan resistance menjadi acuan utama dalam menilai arah harga. Kisaran harga yang melebar mencerminkan volatilitas yang diantisipasi sepanjang tahun, baik untuk skenario pemulihan maupun koreksi. Trader menggunakan kerangka support-resistance ini untuk merancang strategi posisi masuk dan keluar, dengan probabilitas statistik atas perubahan arah harga di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Pergerakan harga NEAR Protocol sangat dipengaruhi oleh perubahan makroekonomi dan kebijakan Federal Reserve. Ketika ekspektasi inflasi naik turun, valuasi NEAR pun berubah—kenaikan CPI dan suku bunga cenderung menurunkan minat pada aset berisiko seperti altcoin. Korelasi terbalik ini menggambarkan dampak pengetatan moneter terhadap biaya pinjaman dan selera investor terhadap posisi spekulatif.
Arus modal institusional semakin memperkuat dinamika ini. Saat dana besar dan manajer aset menambah alokasi di kripto, likuiditas dan volume pasar meningkat sehingga mendukung stabilitas harga NEAR. Namun, perubahan sentimen institusi dapat pula meningkatkan volatilitas saat arus investasi bergeser. Korelasi NEAR dengan indeks ekuitas utama—terutama Nasdaq dan S&P 500—semakin kuat di masa risk-off, mencerminkan pengaruh angin sakal makroekonomi terhadap aset digital dan pasar tradisional secara bersamaan.
Likuiditas dolar menjadi jalur transmisi penting lainnya. Dolar AS yang menguat biasanya menekan daya tarik kripto, mendorong valuasi NEAR turun seiring peralihan modal ke aset berdenominasi dolar. Menuju 2026, proyeksi menunjukkan inflasi CPI akan mencapai puncak lalu menurun, berpeluang meredakan tekanan suku bunga The Fed. Hal ini dapat mengurangi tekanan turun jangka pendek pada harga NEAR, meski posisi institusi dan ketidakpastian makro tetap menjadi penentu utama pola volatilitas sepanjang tahun.
NEAR Protocol telah bergerak dari puncak di atas $6 pada 2021 ke $1,51 pada 2026. Fluktuasi utama dipicu oleh kemajuan teknologi, sentimen pasar, dan peristiwa makroekonomi.
Faktor utama fluktuasi harga NEAR Protocol meliputi pembaruan teknologi dan peningkatan performa jaringan, sentimen pasar serta kepercayaan investor, kemitraan strategis dan ekspansi ekosistem, dinamika volume perdagangan, serta persaingan dengan platform blockchain lain. Tren makroekonomi dan partisipasi komunitas juga berpengaruh besar pada pergerakan harga.
NEAR Protocol berpotensi diperdagangkan di kisaran $3,86 hingga $4,61 pada 2026, memberikan peluang kenaikan. Faktor pendorong pertumbuhan meliputi ekspansi jaringan dan pengembangan ekosistem. Risiko utama berasal dari perubahan regulasi dan volatilitas pasar kripto. Keberhasilan sangat bergantung pada adopsi berkelanjutan dan sentimen pasar.
Volatilitas NEAR Protocol jauh lebih tinggi daripada Bitcoin dan Ethereum. Fluktuasi harga NEAR lebih tajam dan seringkali melampaui kripto arus utama. Meski berpotensi tumbuh pesat, NEAR kerap mengalami pergerakan ekstrem yang dipengaruhi sentimen pasar dan perkembangan ekosistem.
Roadmap NEAR Protocol tahun 2026 menargetkan ekspansi ekosistem yang signifikan dan berpotensi mendorong kenaikan harga substansial. Rilis roadmap serta pemulihan pasar telah memicu pertumbuhan harga, dengan NEAR menunjukkan tren kenaikan yang kuat.











