
Vertical spread merupakan strategi opsi yang canggih, memungkinkan trader berspekulasi atas pergerakan harga aset atau melakukan lindung nilai terhadap risiko pasar dengan tingkat risiko yang terukur. Artikel ini membahas konsep vertical spread, jenis-jenisnya, serta contoh praktis untuk mengilustrasikan penerapannya dalam trading.
Vertical spread adalah strategi trading opsi yang melibatkan pembelian dan penjualan opsi dari kelas yang sama dan tanggal kedaluwarsa yang identik, namun pada harga strike berbeda secara bersamaan. Strategi ini lazim digunakan oleh trader yang memprediksi pergerakan harga aset secara moderat. Keunggulan utama vertical spread adalah membatasi kerugian maksimal, sekaligus membatasi keuntungan maksimal.
Vertical spread terdiri dari dua tipe utama: bull vertical spread dan bear vertical spread. Masing-masing tipe dapat diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan penggunaan opsi call atau put.
Bull vertical spread:
Bear vertical spread:
Pemilihan tipe spread bergantung pada proyeksi pasar dan profil risiko trader.
Vertical spread juga dapat diklasifikasikan sebagai credit spread atau debit spread berdasarkan arus kas bersih pada saat transaksi dimulai:
Kedua tipe spread memiliki keunggulan masing-masing dan diterapkan dalam kondisi pasar yang berbeda untuk tujuan trading tertentu.
Untuk mengilustrasikan konsep vertical spread, berikut contoh bull call spread menggunakan cryptocurrency populer sebagai aset dasarnya:
Misalkan cryptocurrency diperdagangkan pada harga $40.000, dan seorang trader memprediksi kenaikan harga yang moderat dalam satu bulan ke depan. Trader dapat:
Premi bersih yang dibayarkan adalah $500 ($1.000 - $500). Potensi keuntungan maksimal adalah $1.500, yang tercapai jika harga cryptocurrency mencapai atau melebihi $43.000 saat kedaluwarsa. Kerugian maksimal terbatas pada premi bersih yang dibayarkan ($500), jika harga cryptocurrency tetap di bawah $41.000 pada saat kedaluwarsa.
Contoh ini menunjukkan bagaimana vertical spread dapat digunakan untuk memperoleh potensi keuntungan dari pergerakan harga moderat, sekaligus membatasi risiko kerugian.
Vertical spread merupakan instrumen yang efektif dalam trading opsi, memungkinkan trader berspekulasi terhadap pergerakan harga dengan risiko yang terukur. Dengan memahami berbagai jenis vertical spread dan karakteristiknya, trader dapat menentukan strategi paling relevan sesuai proyeksi pasar dan toleransi risiko. Namun, perlu diingat bahwa trading opsi, khususnya di pasar volatil seperti cryptocurrency, membutuhkan pemahaman mendalam baik tentang pasar opsi maupun aset dasarnya. Seperti strategi trading lainnya, manajemen risiko yang disiplin dan edukasi berkelanjutan adalah kunci sukses dalam penerapan vertical spread.
Spread dalam trading crypto adalah selisih antara harga beli dan harga jual sebuah cryptocurrency. Spread mencerminkan keuntungan bagi market maker serta biaya bagi trader dalam membuka dan menutup posisi.
Spread trading melibatkan pembelian dan penjualan aset terkait secara bersamaan untuk meraih keuntungan dari perbedaan harga. Trader memanfaatkan selisih harga antar cryptocurrency yang berkorelasi atau antar exchange yang berbeda.
Ya, menghasilkan $1.000 per hari dari trading crypto memang memungkinkan, namun membutuhkan keahlian, pengalaman, dan modal. Keberhasilan sangat bergantung pada kondisi pasar, strategi trading, serta manajemen risiko. Tidak dijamin untuk setiap orang.











