
Pola inverse head and shoulders adalah alat analisis teknikal yang sangat efektif untuk mendeteksi potensi perubahan sentimen pasar dari bearish menjadi bullish. Panduan ini mengulas secara menyeluruh detail pola, komponen penting, serta cara optimal memanfaatkannya dalam strategi trading.
Inverse head and shoulders merupakan pola analisis teknikal yang mengindikasikan pembalikan bullish setelah tren penurunan tajam. Pola ini menyerupai head and shoulders terbalik, dengan 'kepala' sebagai lembah terdalam diapit dua 'bahu' yang lebih dangkal. Pola ini muncul selama tren turun dan terdiri dari tiga titik rendah berurutan, di mana lembah tengah (kepala) adalah yang paling dalam.
Pola inverse head and shoulders terdiri atas beberapa elemen utama:
Pola inverse head and shoulders menggambarkan pergeseran psikologi pasar dari sentimen bearish menuju bullish. Pola ini memperlihatkan perubahan sikap trader, dari pesimis saat tren turun hingga optimisme yang meningkat seiring terbentuknya pola, dan berujung pada breakout bullish.
Trading pola ini secara optimal memerlukan beberapa tahapan:
Agar trading dengan pola ini semakin optimal, terapkan tips berikut:
Salah satu contoh historis pola ini terjadi di pasar cryptocurrency pada tahun 2019–2020. Pola terbentuk dalam beberapa bulan, dengan kepala mencapai titik terendah pada Maret 2020. Breakout di atas neckline menandakan pembalikan bullish, dengan target harga tercapai beberapa bulan berikutnya.
Pola inverse head and shoulders adalah alat penting bagi trader untuk mendeteksi potensi pembalikan tren di pasar bearish. Dengan memahami komponen, psikologi, dan strategi tradingnya, investor dapat mengambil keputusan lebih cermat saat menghadapi perubahan pasar. Namun, analisis pola ini sebaiknya dikombinasikan dengan indikator teknikal lain serta manajemen risiko yang disiplin agar hasil trading lebih optimal.
Pola inverted head and shoulders menandakan potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish. Terdiri dari tiga titik terendah harga, di mana titik tengah (kepala) adalah yang paling dalam, sehingga menandakan kemungkinan berakhirnya tren turun.
Ya, inverse head and shoulders umumnya sangat menguntungkan. Pola ini merupakan sinyal pembalikan bullish yang andal dan sering digunakan trader untuk mengidentifikasi peluang beli dan target harga potensial.
Pola inverted head and shoulders memiliki tingkat keberhasilan sekitar 75%. Pola pembalikan bullish ini sangat diakui dalam analisis teknikal karena reliabilitasnya.
Tidak selalu, namun pada umumnya bullish. Pola ini menandakan potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish, tetapi tetap harus memperhatikan kondisi pasar secara menyeluruh.











