
Sejak diluncurkan pada tahun 2009, Bitcoin (BTC) konsisten menjadi mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Pengaruh besarnya terhadap ekosistem kripto secara keseluruhan mendorong terciptanya metrik penting yang disebut dominasi Bitcoin. Artikel ini membahas konsep dominasi Bitcoin, signifikansinya, faktor-faktor yang memengaruhi, serta keandalannya sebagai indikator pasar.
Dominasi Bitcoin merupakan metrik yang mengukur nilai pasar Bitcoin dibandingkan seluruh cryptocurrency yang beredar. Rumus perhitungannya adalah:
Dominasi Bitcoin = Kapitalisasi pasar BTC / Kapitalisasi pasar global cryptocurrency
Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga terkini suatu cryptocurrency dengan jumlah koin yang beredar. Metrik ini memberikan gambaran jelas kepada investor tentang kekuatan Bitcoin di pasar cryptocurrency secara keseluruhan.
Dominasi BTC menjadi alat utama investor dalam memantau arus dana di ekosistem cryptocurrency. Metrik ini membantu mengukur tingkat minat pada aset kripto alternatif dibandingkan Bitcoin. Penurunan dominasi BTC biasanya menandakan meningkatnya investasi pada proyek alternatif, sedangkan kenaikan dominasi mengindikasikan pergeseran dana dari koin kecil ke Bitcoin.
Trader memanfaatkan data tersebut untuk menilai toleransi risiko di pasar cryptocurrency serta merumuskan strategi beli dan jual. Pola historis, seperti yang tampak pada siklus pasar sebelumnya, menunjukkan dominasi BTC dapat menjadi indikator periode keunggulan cryptocurrency alternatif dan potensi perubahan tren pasar.
Beberapa faktor dapat memengaruhi dominasi pasar Bitcoin:
Faktor-faktor tersebut, bersama dengan prinsip dasar penawaran dan permintaan, sangat menentukan performa Bitcoin dibandingkan cryptocurrency lain.
Walaupun dominasi BTC adalah metrik yang bermanfaat, sebagian investor mulai meragukan keandalannya seiring berkembangnya pasar cryptocurrency alternatif. Persentase dominasi BTC yang rendah tidak selalu mencerminkan kekuatan pasar Bitcoin, melainkan bisa menunjukkan banyaknya proyek kripto alternatif berkapitalisasi kecil.
Selain itu, perkembangan stablecoin membuat penafsiran dominasi BTC makin kompleks. Trader semakin sering memakai stablecoin untuk melindungi nilai aset di tengah penurunan pasar, sehingga berpotensi mengubah hubungan tradisional antara dominasi BTC dan tren pasar.
Dominasi Bitcoin tetap menjadi indikator penting di pasar cryptocurrency, memberikan perspektif bernilai terkait tren pasar dan perilaku investor. Namun, seiring perubahan ekosistem kripto, dominasi BTC perlu dipertimbangkan bersama indikator pasar lainnya agar pemahaman terhadap aset digital lebih menyeluruh. Investor dan trader harus memahami keterbatasan metrik ini dan menyesuaikan strategi di pasar cryptocurrency yang dinamis.
Dominasi BTC adalah persentase kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap keseluruhan pasar kripto. Metrik ini menunjukkan kekuatan dan pengaruh Bitcoin dalam ekosistem cryptocurrency.
Penurunan dominasi BTC menandakan cryptocurrency lain meraih pangsa pasar lebih besar dibanding Bitcoin. Biasanya, hal ini menunjukkan minat yang meningkat pada altcoin dan pasar kripto yang semakin beragam.
Dalam trading, dominasi berarti pangsa pasar atau pengaruh suatu aset atau cryptocurrency terhadap pasar secara keseluruhan. Istilah ini digunakan untuk mengukur kekuatan dan posisi suatu aset dalam lanskap pasar kripto.
Harga BTC secara langsung memengaruhi dominasinya. Ketika harga BTC naik, kapitalisasi pasarnya ikut naik dan biasanya melampaui cryptocurrency lain, sehingga dominasi meningkat. Sebaliknya, jika harga BTC turun, dominasinya dapat menurun jika aset lain tetap stabil nilainya.







