

Pasar cryptocurrency dikenal sangat dinamis dan bergejolak, di mana harga dan sentimen investor dapat berubah drastis dalam waktu singkat. Karena itu, investor yang cermat biasanya menghindari keputusan emosional dan lebih mengandalkan indikator kuantitatif untuk mengidentifikasi tren serta mengambil keputusan yang akurat. Bitcoin Dominance (BTC.D) adalah salah satu indikator utama yang memberikan wawasan penting tentang perilaku investor dan siklus pasar.
Bitcoin Dominance (BTC.D) adalah indeks yang mengukur persentase kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Secara sederhana, indeks ini menunjukkan berapa persen nilai pasar saat ini yang diwakili oleh Bitcoin.
Rumus penghitungan Bitcoin Dominance:
BTC Dominance (%) = (Kapitalisasi Pasar Bitcoin / Total Kapitalisasi Pasar Cryptocurrency) × 100
Contohnya, jika kapitalisasi pasar Bitcoin sebesar 700 miliar USD dan total kapitalisasi pasar cryptocurrency sebesar 2.000 miliar USD, maka indeks BTC Dominance adalah 35%.
BTC.D mencerminkan tingkat pengaruh Bitcoin dibandingkan aset digital lainnya. Jika indeks ini tinggi, artinya kepercayaan investor mengarah pada Bitcoin dibanding Altcoin. Sebaliknya, penurunan indeks menunjukkan aliran modal bergeser ke Altcoin, membuka peluang siklus pertumbuhan bagi aset non-Bitcoin.
Mengetahui dan memantau Bitcoin Dominance (BTC.D) membantu investor memahami proporsi Bitcoin di pasar sekaligus memberi gambaran menyeluruh tentang ekosistem cryptocurrency.
BTC.D mencerminkan sentimen pasar pada saat tertentu. Jika indeks naik, investor cenderung mengambil langkah defensif dengan memprioritaskan Bitcoin. Sebaliknya, penurunan indeks menandakan optimisme pasar dan keberanian mengambil risiko lebih tinggi di Altcoin. Indikator psikologis ini membantu trader menentukan apakah pasar sedang risk-on atau risk-off.
Bitcoin Dominance digunakan untuk memprediksi awal “Altseason”—periode di mana Altcoin tumbuh jauh lebih pesat dari Bitcoin. Penurunan BTC.D menandakan aliran modal masuk ke Altcoin, menciptakan peluang keuntungan besar bagi investor yang responsif. Mengenali pola ini membantu investor mengambil posisi sebelum Altseason mencapai puncaknya.
BTC.D menjadi indikator pendukung dalam strategi alokasi portofolio. Saat pasar tidak stabil atau mengalami penurunan tajam, kenaikan rasio BTC.D biasanya mengindikasikan perlunya peningkatan alokasi pada Bitcoin untuk mengurangi risiko. Sebaliknya, pada saat pasar bullish, penurunan BTC.D bisa menjadi sinyal untuk mengalokasikan sebagian portofolio ke Altcoin dan memanfaatkan peluang pasar. Alokasi dinamis ini menjaga keseimbangan optimal antara risiko dan imbal hasil.
Anda bisa memantau indeks BTC.D melalui platform data cryptocurrency utama seperti:
Kenaikan BTC.D biasanya menunjukkan aliran modal mengarah ke Bitcoin. Ini terjadi pada beberapa situasi:
Pada fase ini, investor sebaiknya memperkecil alokasi Altcoin dan meningkatkan kepemilikan BTC atau stablecoin untuk menjaga stabilitas portofolio.
Penurunan BTC.D menunjukkan meningkatnya selera risiko pasar. Investor lebih berani mengambil risiko dan mulai mengalokasikan modal ke Altcoin. Faktor pendorong antara lain:
Ini adalah waktu yang tepat untuk mencari imbal hasil tinggi di Altcoin. Namun, investor harus menilai risiko dengan cermat dan hanya mengalokasikan sebagian portofolio ke proyek yang memiliki fundamental kuat atau momentum tren jelas.
Per Desember 2025, indeks BTC Dominance masih mencerminkan dinamika pasar yang signifikan. Posisi tersebut menunjukkan tingkat yang seimbang, di mana Bitcoin tetap berperan besar dalam aliran modal pasar.
Skenario ini berpotensi terjadi jika pasar mengalami koreksi besar atau memasuki bear market.
Pada skenario ini, investor disarankan memperkecil alokasi Altcoin dan memperbesar eksposur ke BTC atau mempertahankan stablecoin demi perlindungan modal.
Skenario ini mungkin terjadi jika pasar memasuki Altseason yang kuat.
Skenario ini menjadi peluang emas untuk menangkap pertumbuhan Altcoin, tetapi membutuhkan manajemen risiko ketat agar tidak terjebak FOMO dan menuntut alokasi portofolio yang rasional.
Bitcoin masih menjadi aset utama yang mengendalikan sentimen dan aliran modal pasar. Namun, tren token AI, blockchain Layer 2 seperti Arbitrum, Base, zkSync, serta gelombang memecoin terus memengaruhi metrik dominasi Bitcoin.
Jika Altcoin tetap mempertahankan momentum dan kondisi makroekonomi mendukung, BTC.D dapat mengalami fluktuasi pada periode ke depan, menandakan potensi pergeseran menuju atau dari fase Altseason.
Dengan memahami BTC Dominance dan cara membaca indeks ini, investor dapat memanfaatkannya secara fleksibel dan efektif dalam strategi trading maupun investasi jangka panjang. BTC.D bukan sekadar rasio kapitalisasi pasar—ini adalah alat penting untuk memahami psikologi pasar dan tren aliran modal.
Berikut rekomendasi untuk trader yang menggunakan BTC.D dalam strategi mereka:
BTC.D sebaiknya dipantau bersamaan dengan indikator lain seperti RSI, volume perdagangan, dan volatilitas harga untuk pengambilan keputusan lebih akurat. Pendekatan multi-indikator mengurangi sinyal palsu dan meningkatkan ketepatan analisis.
Bitcoin Dominance adalah indikator utama untuk menilai risiko, menentukan titik masuk, dan membaca tren pasar cryptocurrency. Memahami dinamika BTC.D membantu investor jangka panjang atau pendek mengambil keputusan tepat selama siklus ekspansi dan kontraksi pasar.
Di dunia cryptocurrency, ketika Altcoin, Web3, DeFi, dan meme coin semakin menarik modal dari pasar, Bitcoin Dominance tetap menjadi metrik analisis penting yang wajib dipantau. Dengan memahami indikator ini, investor dapat menempatkan diri secara strategis untuk memaksimalkan peluang pasar sekaligus mengelola risiko penurunan sepanjang siklus pasar crypto.
BTC Dominance Index mengukur kapitalisasi pasar Bitcoin sebagai persentase dari total kapitalisasi pasar crypto. Perhitungannya: kapitalisasi pasar Bitcoin dibagi total kapitalisasi pasar, lalu dikali 100. BTCDOM tinggi menunjukkan posisi pasar Bitcoin relatif lebih kuat.
BTC Dominance tinggi artinya Bitcoin menguasai nilai pasar lebih besar, menandakan kepercayaan investor tinggi pada Bitcoin dan potensi penurunan Altcoin. Dominasi rendah menunjukkan cryptocurrency alternatif mulai menguat. Dominasi tinggi biasanya memicu konsolidasi pasar di sekitar Bitcoin, sedangkan dominasi rendah menandakan potensi reli Altcoin dan diversifikasi aset.
Pantau tren BTC Dominance untuk membaca sentimen pasar. Dominasi tinggi mengindikasikan kekuatan Bitcoin dan kondisi risk-off, sedangkan dominasi rendah menandakan potensi Altseason. Gunakan bersama pergerakan harga dan volume transaksi untuk menentukan titik masuk/keluar portofolio yang optimal.
BTC Dominance Index menunjukkan pangsa pasar Bitcoin. Ketika BTC Dominance naik, modal mengalir ke Bitcoin dan performa Altcoin cenderung tertekan. Sebaliknya, penurunan BTC Dominance sering memicu reli Altcoin karena investor mencari imbal hasil lebih tinggi di token alternatif.
Dominasi Bitcoin pernah mencapai sekitar 73% pada Januari 2018 saat pasar bullish, dan turun sekitar 33% pada Mei 2021 ketika Altcoin melonjak. Nilai ekstrem ini mencerminkan siklus pasar dan perubahan sentimen investor crypto.











