
Dalam dunia cryptocurrency, wallet address memegang peran sentral dalam memfasilitasi transaksi sekaligus menjaga keamanan aset digital. Artikel ini membahas konsep wallet address, cara kerjanya, dan signifikansinya dalam ekosistem kripto.
Wallet address, atau blockchain address, merupakan identifikasi unik yang digunakan untuk transaksi cryptocurrency. Wallet address terdiri dari rangkaian karakter acak berupa huruf dan angka yang mewakili jenis cryptocurrency tertentu di dalam blockchain wallet. Layaknya alamat email atau nomor telepon di sistem keuangan tradisional, wallet address menyajikan informasi yang diperlukan untuk mengarahkan dana ke akun pemilik tanpa mengorbankan keamanan wallet.
Wallet address tampak acak, namun biasanya memiliki ciri khas atau 'tag' yang menandakan blockchain tertentu. Misalnya:
Ethereum address selalu diawali dengan '0x' Contoh: 0xDC24316b9AE028F1497c275EB9192a3Ea0f67022
Bitcoin address diawali dengan '1,' '3,' atau 'bc1' Contoh: 16ftSEQ4ctQFDtVZiUBusQUjRrGhM3JYwe
Tag ini memastikan pengguna menggunakan jaringan yang tepat untuk transaksi, sehingga menghindari risiko kehilangan dana.
Wallet address bekerja melalui kriptografi, yaitu cabang ilmu komputer yang berfokus pada sistem komunikasi yang aman dan privat. Public key dan private key menjadi komponen utama dalam pengamanan wallet. Wallet address adalah versi singkat dari public key, dihasilkan melalui proses 'hashing' agar lebih praktis dan mudah digunakan.
Trader menggunakan wallet address untuk mengirim aset antar akun, menarik dana dari platform trading, atau menerima pembayaran dari pihak lain. Contohnya, jika seseorang ingin mengirim cryptocurrency ke pihak lain, penerima akan memberikan wallet address miliknya. Pengirim menggunakan alamat tersebut untuk memulai transfer dari wallet atau akun trading yang dimiliki.
Ya, platform trading crypto terpusat memberikan wallet address untuk berbagai cryptocurrency kepada pengguna. Namun, wallet ini umumnya bersifat kustodian, sehingga platform memiliki kontrol atas private key. Sedangkan pada wallet self-custodial, pengguna memegang kendali penuh atas private key dan dana yang dimiliki.
Terdapat tiga metode utama untuk memperoleh wallet address:
Wallet address menjadi fondasi utama dalam ekosistem cryptocurrency. Wallet address memungkinkan transaksi yang aman antar pihak dan menjaga privasi serta integritas aset pengguna. Memahami mekanisme wallet address serta cara memperolehnya sangat penting bagi siapa pun yang ingin bertransaksi kripto secara efektif dan aman. Di tengah perkembangan industri kripto, peran wallet address dalam transfer aset digital tetap krusial.
Wallet address Bitcoin dapat berupa '1BvBMSEYstWetqTFn5Au4m4GFg7xJaNVN2', sementara Ethereum address berbentuk '0x742d35Cc6634C0532925a3b844Bc454e4438f44e'.
Unduh aplikasi wallet crypto, lakukan pengaturan, dan buat address baru di aplikasi tersebut. Kode alfanumerik unik ini menjadi wallet address Anda untuk menerima cryptocurrency.
Wallet ID merupakan pengenal khusus untuk wallet Anda, sedangkan wallet address adalah public key yang digunakan untuk menerima transaksi kripto.











