
Wallet address, yang juga dikenal sebagai blockchain address, adalah pengenal unik dalam ekosistem cryptocurrency. Address ini terdiri dari kombinasi acak huruf dan angka yang mengacu pada jenis cryptocurrency tertentu yang disimpan di blockchain wallet. Wallet address menjadi alat vital untuk transfer cryptocurrency, memudahkan trader bertukar dana dengan pemilik crypto lain serta berinteraksi dengan berbagai platform mata uang digital.
Wallet address berperan serupa dengan nomor telepon atau alamat email di sistem keuangan tradisional, cukup memberikan informasi untuk mengarahkan dana ke akun pemilik tanpa mengganggu keamanan wallet. Address ini memang ditujukan untuk dibagikan saat menerima transfer crypto dan dapat ditemukan dengan mengklik "Receive" atau "Deposit" pada tiap jenis cryptocurrency di wallet.
Perlu diingat, setiap cryptocurrency wajib memiliki address yang berbeda, sebab tiap mata uang virtual berada di jaringan terpisah yang disebut blockchain. Pemisahan ini memastikan transaksi berjalan di jaringan yang benar dan mencegah hilangnya dana akibat transfer yang tidak kompatibel.
Wallet address memang tampak acak, namun biasanya mengandung ciri khas atau "tag" yang menandai blockchain tertentu. Tag ini membantu pengguna memastikan bahwa transfer berlangsung di jaringan yang sesuai, sehingga meminimalkan risiko kesalahan.
Contoh:
Berikut beberapa contoh wallet address spesifik:
Contoh address Bitcoin (BTC): 1BvBMSEYstWetqTFn5Au4m4GFg7xJaNVN2
Ethereum (ETH) address: 0x742d35Cc6634C0532925a3b844Bc454e4438f44e
Litecoin (LTC) address: LTU2rZC6mNurdRwbgLBgTGvbEUfr3RBhGo
Pengenal unik ini memudahkan pengguna memastikan penggunaan address yang tepat untuk setiap transaksi.
Wallet address didasarkan pada kriptografi, cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem komunikasi yang aman dan privat. Dalam cryptocurrency, kriptografer mengaplikasikan teknologi enkripsi untuk membangun jaringan pembayaran terdesentralisasi.
Keamanan wallet address terdiri dari dua komponen utama:
Wallet address merupakan versi singkat dari public key, dibuat melalui proses yang disebut "hashing." Proses ini membuat address lebih mudah dikelola dan digunakan, sekaligus tetap menjaga keamanan kriptografi di baliknya.
Trader menggunakan wallet address untuk:
Misalnya, saat mengirim cryptocurrency, penerima wajib memberikan wallet address kepada pengirim. Pengirim kemudian memasukkan address tersebut di wallet atau platform trading miliknya untuk memulai transaksi.
Platform trading crypto terpusat memberi pengguna akses ke berbagai wallet address dalam "exchange wallet." Namun, exchange wallet berbeda dengan self-custodial wallet karena private key tidak dibagikan kepada pengguna. Walaupun platform memungkinkan penarikan crypto dengan leluasa, tetap terdapat risiko pihak ketiga dalam penggunaan exchange wallet.
Terdapat tiga metode utama untuk memperoleh wallet address:
Mendaftar di Platform Trading Crypto Terpusat:
Mengunduh Self-Custodial Hot Wallet:
Membeli Hardware Wallet:
Wallet address adalah elemen utama yang memastikan transfer aset digital berlangsung aman dan efisien dalam ekosistem cryptocurrency. Memahami karakter, ragam blockchain, dan cara mendapatkan wallet address sangat penting bagi siapa pun yang ingin bertransaksi crypto. Baik melalui platform trading terpusat, self-custodial hot wallet, maupun hardware wallet, utamakan keamanan dan selalu periksa address sebelum transfer demi memastikan aset sampai ke tujuan.
Contoh wallet address adalah 1BvBMSEYstWetqTFn5Au4m4GFg7xJaNVN2. Address ini berupa kombinasi unik huruf dan angka untuk mengirim dan menerima cryptocurrency di jaringan blockchain.
Unduh aplikasi wallet crypto, lakukan pengaturan, dan buat address baru di aplikasi tersebut. Kode alfanumerik unik ini akan menjadi wallet address Anda untuk menerima cryptocurrency.
Panjang wallet address umumnya 26–35 karakter alfanumerik, berfungsi sebagai pengenal unik untuk transaksi cryptocurrency.











