

Berbagi daya komputasi terdesentralisasi merupakan salah satu solusi paling inovatif yang dihadirkan oleh teknologi blockchain modern. Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem blockchain telah menyaksikan munculnya berbagai proyek yang berfokus pada penghubungan pembeli dan penjual daya komputasi melalui jaringan blockchain terdesentralisasi. Kategori baru dalam ekosistem blockchain ini, yang dikenal sebagai DePIN (Decentralized Physical Infrastructure Network), telah menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri blockchain. Fenomena ini menunjukkan bahwa konsep komputasi terdesentralisasi memiliki potensi transformatif yang besar dalam mengubah cara kita memandang dan memanfaatkan sumber daya komputasi global.
Konsep DePIN bahkan telah ada sebelum peluncuran blockchain Ethereum, yang kini menjadi jaringan utama bagi sebagian besar proyek di kategori ini. Pada akhir 2014, beberapa bulan sebelum peluncuran resmi Ethereum, seorang programmer dan penggiat blockchain bernama Piotr Janiuk memperkenalkan gagasan awal yang menjadi dasar Golem Network—sebuah sistem DePIN yang dirancang secara khusus untuk mendukung marketplace daya komputasi terdesentralisasi. Sebagai pelopor konsep ini, Golem Network secara resmi didirikan pada tahun 2016 dan kemudian diluncurkan di blockchain Ethereum pada tahun 2018, menandai era baru dalam komputasi terdistribusi berbasis blockchain.
Sampai saat ini, Golem Network tetap menjadi salah satu inovator utama di sektor DePIN. Proyek ini secara konsisten menghadirkan solusi canggih, termasuk penerapan Layer 2 solutions yang skalabel pada tahun 2021, sehingga meningkatkan skalabilitas dan efisiensi transaksi. Pada awal 2024, Golem Network juga meluncurkan roadmap kecerdasan buatan yang ambisius, menegaskan komitmen untuk mengintegrasikan teknologi AI dengan infrastruktur komputasi terdesentralisasi. Konsep perdagangan sumber daya komputasi—meliputi GPU, CPU, memori, dan storage—melalui platform terdesentralisasi benar-benar berkembang pesat dengan kehadiran Golem Network, membuka peluang baru bagi pengguna untuk memonetisasi aset komputasi mereka.
Golem Network merupakan pelopor revolusi komputasi terdesentralisasi, menggabungkan visi sejak 2014 dengan penerapan nyata melalui blockchain Ethereum sejak 2018. Dengan terus berinovasi melalui Layer 2 solutions dan integrasi kecerdasan buatan, Golem Network telah mendefinisikan ulang paradigma pembagian dan perdagangan sumber daya komputasi secara global. Platform ini tidak hanya merealisasikan konsep DePIN, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan untuk menciptakan pasar komputasi global yang lebih efisien, transparan, dan inklusif.
GLM adalah singkatan dari Golem, sebuah jaringan komputasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna menyewakan daya komputasi yang tidak terpakai dan mendapatkan akses ke sumber daya komputasi yang terjangkau secara peer-to-peer.











