

Remitansi memiliki peran krusial dalam perekonomian global, terutama ketika kemajuan perjalanan dan teknologi semakin menyatukan dunia. Dengan migran yang mewakili sedikitnya 4% populasi dunia, permintaan terhadap solusi pembayaran lintas negara yang efisien dan aman terus meningkat.
Remitansi biasanya merujuk pada transfer uang atau barang antarnegara yang tidak terkait dengan aktivitas komersial. Remitansi umumnya berkaitan dengan migran yang mengirim dana kepada keluarga di negara asal. Transfer ini menjadi penopang utama bagi keluarga di negara berkembang, membantu memenuhi kebutuhan pokok dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Meski metode tradisional seperti uang tunai fisik atau cek masih digunakan, layanan pembayaran elektronik semakin banyak dipilih untuk pengiriman remitansi. Sistem e-cash menawarkan solusi yang lebih cepat dan aman daripada metode konvensional. Pasar remitansi digital global terus berkembang, dengan total transaksi tahunan melebihi USD 150 miliar per tahun pada 2025.
Beberapa metode pengiriman remitansi internasional yang tersedia antara lain:
Pembayaran remitansi menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak negara berkembang. Estimasi terbaru menunjukkan arus remitansi tahunan melampaui USD 700 miliar. Dana tersebut berperan penting dalam mendukung keluarga di pasar berkembang dan berkorelasi langsung dengan penurunan tingkat kemiskinan. Studi menunjukkan bahwa kenaikan remitansi terhadap PDB suatu negara berkaitan dengan berkurangnya jumlah keluarga di bawah garis kemiskinan.
Saat ini, mata uang digital mencakup persentase kecil namun terus bertambah dari total transfer remitansi. Minat terhadap penggunaan aset digital untuk transaksi lintas negara semakin meningkat. Survei terbaru mengindikasikan lebih dari 25% responden telah memanfaatkan mata uang digital untuk transaksi lintas negara. Layanan baru yang berfokus pada pasar remitansi menawarkan alternatif yang lebih cepat dan murah dibandingkan metode tradisional.
Mata uang digital memiliki berbagai keunggulan untuk pembayaran remitansi:
Meski menawarkan sejumlah keunggulan, remitansi mata uang digital juga memiliki beberapa kelemahan:
Remitansi memegang peranan vital dalam ekonomi global, khususnya untuk negara berkembang. Meski metode tradisional pengiriman dana lintas negara masih dominan, kehadiran solusi digital, termasuk berbagai mata uang digital, mulai membentuk lanskap remitansi. Mata uang remitansi terbaru menawarkan keunggulan seperti kecepatan, efisiensi biaya, dan aksesibilitas, namun juga menghadirkan tantangan terkait regulasi, kompleksitas teknis, dan keamanan. Seiring teknologi berkembang dan adopsi semakin luas, pengaruhnya terhadap masa depan transfer dana internasional dan inklusi keuangan akan semakin signifikan.
Mengirim mata uang berarti melakukan transfer dana lintas negara, biasanya untuk pembayaran atau transfer internasional. Hal ini menjadi fungsi utama dalam sistem keuangan global dan cryptocurrency.
Contoh remitansi adalah seorang pekerja yang mengirim uang dari negara tempat bekerja kepada keluarga di negara asal, seperti pekerja migran di Amerika Serikat yang mengirim dana untuk keluarganya di Meksiko.
Mengirim uang adalah proses transfer dana dari satu pihak ke pihak lain, umumnya lintas negara atau antar institusi keuangan.
Remitansi di Amerika Serikat adalah uang yang dikirim individu, biasanya imigran, ke negara asal mereka. Dana ini menjadi aliran keuangan penting yang mendukung keluarga dan perekonomian luar negeri.






