
Decentralized Finance (DeFi) telah mengubah lanskap kripto dengan memperkenalkan berbagai metrik baru untuk menilai kesehatan dan kinerja protokol. Salah satu metrik vital tersebut adalah Total Value Locked (TVL). Artikel ini membahas konsep TVL, pentingnya, metode perhitungan, dan keterbatasannya.
Total Value Locked (TVL) merupakan indikator utama yang menunjukkan kesehatan sebuah jaringan DeFi. TVL menggambarkan nilai total seluruh aset kripto dan token yang dikunci pada protokol atau platform DeFi. Umumnya, metrik ini dinyatakan dalam dolar AS dan memberikan wawasan tentang tingkat kepercayaan pengguna, stabilitas protokol, serta potensi imbal hasil.
TVL adalah ukuran yang selalu berubah secara real-time, mengikuti fluktuasi nilai pasar dan pergerakan dana dalam protokol DeFi. Metrik ini sangat berguna bagi investor, analis, maupun pengguna untuk menilai skala, likuiditas, dan keandalan berbagai proyek DeFi.
TVL dihitung dengan menjumlahkan total nilai aset yang telah di-stake, dipinjamkan, atau dikunci oleh pengguna pada platform DeFi. Konsep ini mulai populer sejak boom DeFi di akhir 2010-an hingga awal 2020-an, menandai pergeseran menuju integrasi proses keuangan tradisional ke dunia cryptocurrency.
Saat pengguna melakukan staking aset digital pada protokol DeFi, aset tersebut berfungsi sebagai jaminan pinjaman, likuiditas untuk platform trading terdesentralisasi, maupun untuk aktivitas yield farming. Sebagai imbalan, pemilik aset memperoleh reward dari biaya transaksi, bunga, atau insentif yang didistribusikan oleh platform.
TVL yang tinggi biasanya mengindikasikan keterlibatan dan tingkat kepercayaan pengguna yang besar, sehingga menunjukkan protokol yang aktif dan tangguh dalam menyediakan layanan DeFi.
Perhitungan TVL terdiri dari beberapa tahapan:
Rumus untuk menghitung TVL:
TVL = ∑(Jumlah tiap aset × Nilai pasar saat ini aset tersebut)
Contohnya, jika sebuah protokol memiliki 5.000 ETH (senilai $5.000 per ETH) dan 2.000.000 USDC (senilai 1:1 terhadap USD), TVL-nya adalah:
TVL = (5.000 × $5.000) + (2.000.000 × $1) = $27.000.000
Perlu diperhatikan, perhitungan TVL yang akurat sangat bergantung pada data yang mutakhir dan tepercaya, mengingat volatilitas dan likuiditas aset yang terlibat.
TVL memiliki berbagai fungsi penting dalam ekosistem DeFi:
Fungsi-fungsi ini menjadikan TVL sebagai metrik utama bagi trader, investor, dan analis dalam membuat keputusan yang lebih baik di ranah DeFi.
Walaupun TVL merupakan metrik yang penting, ada beberapa keterbatasan:
Total Value Locked (TVL) merupakan metrik mendasar dalam ekosistem DeFi yang memberikan wawasan penting tentang kesehatan protokol, tingkat kepercayaan pengguna, dan tren pasar. Meskipun menawarkan gambaran tentang komitmen modal dan popularitas platform, penting untuk memahami keterbatasannya dan menggunakan TVL bersama metrik lain demi analisis yang lebih komprehensif. Seiring perkembangan DeFi, pemahaman dan interpretasi TVL yang tepat akan tetap menjadi kunci bagi pelaku pasar di lingkungan yang dinamis ini.
Rasio TVL yang ideal biasanya mendekati 1,0, menandakan valuasi yang adil. Rasio di bawah 1,0 menunjukkan kemungkinan undervaluation, sementara rasio di atas 1,0 menandakan potensi overvaluation.
Ya, TVL yang tinggi umumnya baik untuk crypto. Artinya lebih banyak aset yang dikunci di protokol, menandakan kepercayaan dan keterlibatan pengguna yang lebih tinggi. Hal ini biasanya menunjukkan ekosistem DeFi yang lebih sehat dan sentimen pasar yang positif.
Tidak, TVL dan likuiditas adalah dua konsep yang berbeda. TVL mengukur total nilai dalam protokol DeFi, sedangkan likuiditas menunjukkan seberapa mudah aset dapat dikonversi tanpa memengaruhi harga.
Tidak, TVL dan Market Cap merupakan metrik yang berbeda. TVL mengukur total nilai yang terkunci pada suatu protokol, sedangkan Market Cap merepresentasikan total nilai dari suplai beredar sebuah cryptocurrency.











