

Pada 14 Januari 2026, SEI diperdagangkan sekitar $0,12, memperlihatkan tantangan besar bagi pemegang dan trader. Mata uang kripto ini turun 2,33% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan penurunan terbaru yang sejalan dengan sentimen pasar secara umum. Lebih dari itu, SEI mengalami penurunan tahunan sebesar 63,62%, jauh di bawah kinerja pasar kripto secara keseluruhan, sekaligus menegaskan tingkat volatilitas harga tinggi yang mewarnai aset ini sepanjang 2025. Analisis pasar menunjukkan bahwa tekanan bearish pada harga SEI terus berlanjut dan terkonsolidasi di sekitar level resistensi $0,13, di mana dominasi penjual tetap terjaga. Kondisi perdagangan saat ini menampilkan volatilitas yang relatif sempit dalam jangka pendek; rentang 24 jam menunjukkan tekanan jual yang terkontrol, bukan likuidasi panik. Penurunan terukur ini bertolak belakang dengan pola penjualan ekstrem yang terjadi di masa volatilitas tinggi tahun 2025. Pergerakan harga terkini menjadi titik acuan krusial untuk memahami dinamika harga SEI, sekaligus menjadi dasar bagi level support dan resistensi yang relevan. Trader yang memantau aktivitas SEI mencatat bahwa level $0,12 kini menjadi zona support sementara, sedangkan $0,13 merupakan resistensi utama yang telah beberapa kali dipertahankan oleh penjual dalam sesi terkini.
Mengulas struktur teknikal SEI, level support $0,12 menjadi lantai penting di mana pembeli kerap masuk untuk mempertahankan harga. Sebaliknya, level resistensi $0,13 menjadi titik konsisten kemunculan tekanan jual, membentuk rentang perdagangan terdefinisi. Pola konsolidasi antara dua level ini sangat penting karena menunjukkan ketidakpastian pasar dan perebutan posisi antara bull dan bear, menjadi area utama untuk trader dalam memantau pergerakan harga SEI.
Relative Strength Index (RSI) kini berada pada kondisi oversold, menandakan momentum jual kemungkinan telah melemah. Ketika RSI berada di bawah 30, sering kali menjadi sinyal peluang reversal karena trader kontrarian mulai mengumpulkan posisi di harga diskon. Divergensi antara konsolidasi harga dan RSI oversold menciptakan setup teknikal yang menarik. Trader teknikal sering menjadikan kombinasi ini sebagai katalis breakout arah. Fase konsolidasi sendiri adalah periode di mana volatilitas menurun sementara, memungkinkan smart money melakukan akumulasi sebelum pergerakan harga selanjutnya. Jika SEI mampu menembus resistensi $0,13 dengan volume yang meningkat, pola reversal bisa terkonfirmasi dan momentum beralih ke bull yang berharap penemuan harga lebih tinggi.
Setelah mengalami reli harga 25%, SEI kini memasuki fase konsolidasi krusial yang dipandang analis sebagai periode penyeimbangan harga sebelum kemungkinan breakout. Fase ini biasanya muncul setelah momentum naik yang signifikan, memberi waktu bagi trader dan investor untuk menata posisi serta menetapkan level ekuilibrium baru. Analisis teknikal memperkirakan rentang harga SEI 2026 akan bergerak antara $0,1202 hingga $0,1325, menjadi koridor perdagangan terbatas selama masa konsolidasi.
Struktur teknikal menampilkan support kuat di sekitar $0,1220, menjadi lantai harga saat volatilitas meningkat. Sebaliknya, resistensi di $0,1742 menjadi level breakout penting yang harus ditembus SEI untuk memulai tren naik berkelanjutan. Analisis korelasi pasar mengindikasikan bahwa tren kripto global dan faktor makroekonomi sangat mempengaruhi perilaku harga SEI dalam batas teknikal tersebut.
Di luar prospek 2026, proyeksi jangka panjang memberikan peluang menarik bagi investor sabar. Pada 2028, analis memperkirakan SEI berpotensi naik signifikan, dengan rentang prediksi $1,07 hingga $1,28, menawarkan potensi apresiasi besar dari level konsolidasi saat ini. Proyeksi ini menegaskan pentingnya memahami rentang perdagangan jangka pendek sekaligus peluang timeline investasi jangka panjang. Konsolidasi saat ini, meski terkesan sempit dalam waktu dekat, bisa menjadi peluang akumulasi bagi investor berorientasi multi-tahun.
Volatilitas harga token SEI terutama dipengaruhi oleh jadwal vesting yang melepaskan pasokan token dalam jumlah besar hingga 2027. Permintaan pasar, tren kripto global, dan volume perdagangan juga sangat memengaruhi dinamika harga.
Pada 2025, SEI menghadapi resistensi di $0,8649 dan $1,3402, dengan support di bawahnya. Sepanjang 2026, level ini berpotensi bergerak naik mengikuti momentum bullish. Pantau $0,8 dan $1,34 sebagai titik harga penting untuk konfirmasi tren dan peluang breakout.
Aktivitas on-chain dan adopsi jaringan yang meningkat secara langsung mendorong kenaikan harga SEI, sebab volume transaksi dan keterlibatan pengguna yang lebih tinggi menandakan kepercayaan pasar serta permintaan jaringan yang solid.
Roadmap SEI 2026 meliputi transisi EVM dan pengembangan ekosistem. Pada 15 Januari, token unlock menambah 55,56 juta SEI ke sirkulasi, berpotensi memberi tekanan harga jangka pendek. Namun, ketahanan teknis dan pengembangan ekosistem dapat mengimbangi risiko unlock, dengan harga berpotensi menguji level resistensi lebih tinggi jika support utama bertahan di atas $0,15.
SEI menunjukkan kinerja harga yang kompetitif dengan volatilitas relatif lebih rendah di antara blockchain Layer 1, didukung kecepatan transaksi ultra-cepat dan posisi kuat di sektor gaming serta DeFi, sehingga bersaing secara positif dengan para kompetitor.
SEI secara historis memperlihatkan pola siklus yang dipengaruhi sentimen pasar dan fase adopsi. Pada 2026, diperkirakan rentang perdagangan antara $0,10444-$0,15782. Investor perlu memantau perkembangan regulasi, pembaruan teknologi, dan perubahan korelasi pasar untuk peluang masuk dan keluar yang optimal.











