
Scalping adalah gaya trading yang melibatkan melakukan banyak transaksi jangka pendek dalam sehari dengan tujuan untuk mendapatkan sedikit keuntungan dari setiap pergerakan harga. Metode ini populer di kalangan trader di pasar cryptocurrency
Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang memanfaatkan pergerakan harga kecil untuk meraih keuntungan cepat. Trader scalper melakukan banyak transaksi dengan volume tinggi dalam waktu singkat, berfokus pada likuiditas pasar untuk menangkap perubahan harga minimal namun konsisten.
Waktu holding dalam scalping sangat singkat,biasanya hanya beberapa menit atau bahkan detik。Scalper menutup posisi dengan cepat untuk meraih keuntungan kecil namun konsisten dari pergerakan harga yang minimal。Tidak ada waktu holding jangka panjang dalam strategi ini。
Scalping membuka-tutup posisi dalam hitungan detik hingga menit dengan profit kecil. Day trading membuka-tutup posisi dalam satu hari yang sama. Swing trading mempertahankan posisi selama beberapa hari atau minggu untuk profit lebih besar.
Pelajari dasar scalping dan analisis teknis,pilih pasangan dengan volatilitas tinggi,gunakan akun demo untuk berlatih,kelola risiko dengan stop loss,dan mulai dengan transaksi kecil sebelum meningkatkan skala.
Keuntungan scalping adalah potensi profit tinggi dalam waktu singkat dengan frekuensi transaksi banyak. Risikonya meliputi slippage tinggi saat volatilitas tinggi,kesalahan eksekusi cepat,spread lebar,dan likuiditas rendah yang dapat mengurangi keuntungan.
Untuk scalping, gunakan platform dengan kecepatan tinggi seperti MetaTrader 4/5,cTrader,atau Interactive Brokers. Pilih yang menyediakan eksekusi cepat,chart real-time,dan tools analisis teknis lengkap untuk memaksimalkan peluang trading intraday Anda.
Modal minimum untuk scalping adalah sekitar $10,000 dengan leverage 1:400 untuk manajemen risiko optimal. Namun,jumlah ini dapat disesuaikan berdasarkan strategi dan toleransi risiko individual trader Anda。
Strategi scalping paling efektif menggunakan pasangan kripto dengan volatilitas tinggi dan spread rendah seperti Bitcoin dan Ethereum. Gunakan indikator teknikal untuk mengidentifikasi pergerakan harga jangka pendek dan manfaatkan likuiditas tinggi untuk eksekusi cepat.
Atur stop-loss pada level toleransi risiko Anda, gunakan hanya dana yang dapat dihilangkan, diversifikasi portofolio dengan beberapa aset berbeda, pantau volatilitas pasar, dan sesuaikan strategi sesuai kondisi pasar real-time untuk meminimalkan kerugian.
Scalping lebih cocok untuk trader berpengalaman karena memerlukan analisis teknikal mendalam、kecepatan eksekusi tinggi、dan manajemen risiko ketat。Trader pemula sebaiknya membangun fondasi dengan strategi yang lebih sederhana terlebih dahulu。











