

Bitcoin semakin memperkuat dominasinya sebagai mata uang kripto utama, dengan kapitalisasi pasar tetap di level $1,2 triliun pada tahun 2025 dan proyeksi pertumbuhan hingga $2 triliun. Nilai luar biasa ini menegaskan dominasi Bitcoin secara berkelanjutan di ranah aset digital, dengan kontribusi signifikan terhadap total kapitalisasi pasar kripto yang diperkirakan mencapai sekitar $3,9 triliun.
Pergerakan harga Bitcoin menunjukkan kekuatan dan daya tariknya sebagai aset investasi:
| Tahun | Harga Bitcoin (USD) | Kapitalisasi Pasar (Triliun USD) |
|---|---|---|
| 2025 | $103.146 | $1,2 - $2,05 |
| 2027 (Proyeksi) | $150.000+ | $2,0+ |
Adopsi institusional menjadi faktor utama yang mendorong kepemimpinan pasar Bitcoin. Lembaga keuangan besar telah memasukkan Bitcoin ke dalam strategi jangka panjang, menawarkan layanan kustodi dan penerbitan obligasi berbasis token. Dukungan regulasi dari SEC juga semakin memperkuat legitimasi kelas aset ini.
Inovasi teknologi dalam ekosistem Bitcoin terus meningkatkan kapabilitas dan daya tariknya. Pasar teknologi Bitcoin diprediksi mencapai $20,15 miliar pada tahun 2025 dan berpotensi tumbuh hingga $39,55 miliar pada tahun 2029 menurut riset pasar. Infrastruktur teknologi ini memperkuat posisi Bitcoin sebagai fondasi ekosistem kripto, mempertahankan dominasi kapitalisasi pasar meski menghadapi persaingan dari aset digital lain.
Pada tahun 2025, pasar mata uang kripto mencapai tonggak penting dengan total kapitalisasi pasar menembus $4,5 triliun di kuartal III. Capaian ini merefleksikan pertumbuhan pesat ekosistem aset digital, didorong oleh adopsi institusional yang meningkat dan kepercayaan investor ritel. Analis pasar Ted Pillows telah memproyeksikan valuasi ini sebelum Q3 2025, membuktikan arah pertumbuhan yang konsisten meski volatilitas pasar tetap tinggi.
Perkembangan pasar sepanjang tahun 2025 menampilkan tren kenaikan yang jelas:
| Tanggal | Kapitalisasi Pasar | Faktor Kontribusi Utama |
|---|---|---|
| 17 Juli 2025 | $4,0 triliun | Pertama kali melewati ambang $4T |
| 5 Oktober 2025 | $4,35 triliun | Kenaikan harga Bitcoin mendekati $120.000 |
| Q3 2025 | $4,5 triliun | Partisipasi altcoin yang semakin luas |
Kenaikan ini sangat menonjol dibandingkan data historis, di mana pasar hanya berkisar dari $192 miliar hingga di bawah $4 triliun antara 2019 dan awal 2025. Bitcoin tetap dominan dengan kapitalisasi sekitar 60%, yakni $2,39 triliun. Sisa $2,11 triliun tersebar ke lebih dari 18.000 mata uang kripto, menandakan diversifikasi ekosistem. Analisis dari a16z mengonfirmasi tonggak ini, sementara Bernstein memprediksi Bitcoin dapat mencapai $200.000 di akhir 2025.
Aktivitas perdagangan kripto mencatat lonjakan signifikan, dengan volume 24 jam mencapai $250 miliar di bursa utama pada Oktober 2025. Angka ini menjadi rekor penting dalam sejarah perdagangan kripto, bersamaan dengan stabilnya kapitalisasi pasar di sekitar $2,5 triliun.
Lonjakan volume perdagangan mencerminkan partisipasi yang kuat dan pertumbuhan likuiditas dibandingkan periode awal 2025, seperti berikut ini:
| Periode | Volume Perdagangan | Kapitalisasi Pasar | Laju Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Semester I 2025 | $9,36 Triliun (total) | $2,1 Triliun | Referensi dasar |
| Agustus 2025 | $9,72 Triliun (bulanan) | $2,3 Triliun | +7,58% (bulanan) |
| Oktober 2025 | $250 Miliar (harian) | $2,5 Triliun | +8,7% (pertumbuhan kapitalisasi) |
Peningkatan volume didorong terutama oleh perdagangan derivatif, yang menyumbang sekitar 73% dari total aktivitas bursa. Bursa terpusat masih menjadi tulang punggung infrastruktur perdagangan, meski alternatif terdesentralisasi mulai berkembang. Lonjakan volume juga terjadi bersamaan dengan proyek baru yang meraih perhatian pasar, seperti Creditlink (CDL) yang mempertahankan kapitalisasi pasar sekitar $15,2 juta dengan 204 juta token yang beredar. Pola perdagangan saat ini menunjukkan investor institusi kembali aktif di pasar kripto setelah kepastian regulasi di awal 2025.
Menurut proyeksi Grayscale Research, bursa terdesentralisasi diperkirakan akan menguasai 35% dari total likuiditas kripto pada tahun 2025, melonjak jauh dari 7,6% di tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini menandai transformasi mendalam dalam lanskap perdagangan aset digital.
Trajektori pertumbuhan terlihat jelas pada data kinerja terbaru berikut:
| Periode | Volume DEX | Pangsa Pasar | Perkembangan Utama |
|---|---|---|---|
| Q2 2025 | $876,3M (spot) | ~35% | Kenaikan 25% dari kuartal sebelumnya |
| Q2 2025 | $898M (perpetual) | 73% (Hyperliquid) | Rekor partisipasi institusi |
| Rata-rata Mingguan | $18,6M | Meningkat | Pertumbuhan tahunan 33% |
DEX kini menjadi pilihan utama untuk perdagangan kripto kecil dan aset niche, berkat infrastruktur tanpa izin yang memberikan keunggulan besar. Sementara platform terpusat masih mendominasi aset berkapitalisasi besar seperti Bitcoin, model terdesentralisasi unggul di segmen "long tail" aset kripto.
Adopsi pengguna meningkat pesat, dengan dompet unik yang berinteraksi dengan DEX bertambah dari sekitar 6,8 juta menjadi 9,7 juta pada pertengahan 2025. Ini menandakan kepercayaan institusi dan ritel terhadap infrastruktur terdesentralisasi semakin kuat, mengindikasikan DEX berkembang dari teknologi eksperimental menjadi infrastruktur keuangan utama yang mampu menangani volume dan likuiditas besar.
CDL adalah mata uang kripto berbasis blockchain Solana yang digunakan untuk perdagangan opsi dan penyelesaian transaksi dalam USDT dan INR. Koin Web3 ini dikenal dengan kecepatan transaksi tinggi.
Koin Melania Trump bernama Official Melania Meme (MELANIA), merupakan mata uang kripto yang dikaitkan dengan mantan Ibu Negara Amerika Serikat.
Elon Musk tidak memiliki koin kripto pribadi. Ia dikenal mendukung Bitcoin dan Dogecoin, namun belum pernah membuat mata uang kripto sendiri.
Solana diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pesat pada 2025. Prediksi tersebut didasarkan pada tren pasar dan perkembangan teknologi saat ini.











