


Biaya perdagangan futures dikenakan ketika Anda memasang pesanan atau saat membuka dan menutup posisi di pasar. Struktur biaya berbeda-beda tergantung pada aktivitas perdagangan dan peran trader dalam transaksi.
Perhitungan biaya pesanan futures menggunakan rumus sederhana yang bergantung pada jenis pesanan serta apakah trader bertindak sebagai maker atau taker. Memahami kedua peran ini sangat penting untuk mengelola biaya secara efektif dalam perdagangan futures.
Maker: Maker adalah trader yang menempatkan pesanan pada harga tertentu yang masuk ke order book dan menunggu dieksekusi oleh trader lain, bukan langsung bertransaksi dengan pesanan yang sudah ada. Pendekatan ini menambah likuiditas di pasar. Contohnya, jika Anda memasang limit order yang tidak langsung cocok dengan pesanan lain, maka Anda adalah maker. Maker biasanya mendapatkan biaya lebih rendah karena berkontribusi pada kedalaman dan likuiditas pasar.
Taker: Taker adalah trader yang memasang pesanan yang langsung dieksekusi karena harga beli pesanan lebih tinggi atau sama dengan harga pasar saat ini (untuk posisi long), atau lebih rendah atau sama dengan harga pasar (untuk posisi short). Pesanan ini mengurangi likuiditas dari order book—itulah sebabnya disebut "taker". Market order merupakan contoh umum pesanan taker karena langsung dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia. Taker umumnya membayar biaya lebih tinggi daripada maker karena kebutuhan eksekusi instan.
Biaya dikenakan baik saat membuka maupun menutup posisi. Perhitungannya melibatkan tiga faktor utama yang menentukan nominal biaya akhir:
Rumus perhitungan biaya pesanan futures adalah:
Biaya = Harga Buka/Tutup × Jumlah × (Tingkat Biaya Taker atau Maker)
Misalnya, jika seorang trader membuka posisi long dengan 10 kontrak pada harga $50.000 per kontrak dengan biaya taker 0,05%, maka biaya pembukaannya: $50.000 × 10 × 0,05% = $250. Saat menutup posisi ini, biaya lain akan dihitung berdasarkan harga penutupan dan tingkat biaya yang berlaku pada waktu tersebut.
Struktur biaya yang transparan memungkinkan trader menghitung biaya perdagangan secara proaktif dan memasukkannya dalam strategi manajemen risiko. Penting untuk diperhatikan bahwa biaya dapat berdampak signifikan pada profitabilitas, terutama bagi trader frekuensi tinggi atau bertransaksi dengan volume besar.
Saat membuka posisi, platform perdagangan mencatat biaya dan memisahkannya dari margin yang dialokasikan. Pemisahan ini memastikan akuntansi yang jelas serta mencegah kebingungan antara modal perdagangan dan kewajiban biaya.
Nominal biaya yang dipisahkan memperhitungkan estimasi dari tiga komponen:
Mekanisme biaya pendanaan merupakan elemen utama pada kontrak futures perpetual di platform utama. Tujuan biaya pendanaan adalah memastikan harga perdagangan futures perpetual tetap sejalan dengan harga acuan melalui pertukaran biaya pendanaan secara rutin antara pihak long dan short.
Berbeda dengan kontrak futures tradisional yang memiliki tanggal kedaluwarsa, kontrak perpetual menggunakan biaya pendanaan sebagai insentif ekonomi agar harga kontrak tetap mendekati harga spot. Mekanisme ini bekerja sebagai berikut:
Detail Pengumpulan Biaya Penting:
Jadwal yang terprediksi ini memungkinkan trader mengelola posisi secara strategis di sekitar waktu pendanaan, baik untuk menghindari biaya dengan menutup posisi sebelum periode pengumpulan maupun memanfaatkan tingkat pendanaan yang menguntungkan.
Platform menyediakan beragam metode untuk melacak dan meninjau informasi biaya, sehingga transparansi terjaga dan trader dapat memelihara catatan akurat untuk analisis maupun keperluan pajak.
Halaman Catatan Futures menyajikan ringkasan menyeluruh kinerja perdagangan Anda. Bagian ini menampilkan:
Tampilan ini sangat berguna untuk menilai profitabilitas perdagangan secara keseluruhan setelah seluruh biaya diperhitungkan.
Tab Detail Pesanan di antarmuka perdagangan futures menampilkan informasi biaya secara real-time dengan detail lebih spesifik:
Antarmuka ini sangat berguna bagi trader aktif yang membutuhkan akses cepat terhadap informasi biaya saat mengelola banyak posisi sekaligus.
Tab Detail Perdagangan menyajikan rincian biaya paling lengkap dan terperinci. Bagian ini menyediakan:
Tampilan detail ini penting bagi trader yang membutuhkan pencatatan presisi untuk keperluan akuntansi atau ingin menganalisis dampak biaya terhadap kinerja strategi perdagangan. Rincian yang jelas membantu Anda mengidentifikasi peluang optimalisasi biaya demi profitabilitas lebih tinggi.
Dengan memanfaatkan tiga metode pencatatan tersebut, trader dapat mengakses informasi biaya dalam tingkat detail yang bervariasi sesuai kebutuhan—mulai dari tinjauan cepat hingga dokumentasi audit yang lengkap.
Biaya perdagangan futures meliputi komisi, syarat margin, slippage, dan biaya rollover. Besaran komisi bervariasi tergantung platform. Margin adalah agunan yang diperlukan untuk membuka posisi. Slippage muncul saat harga berfluktuasi. Biaya rollover berlaku saat memperpanjang posisi kontrak.
Biaya perdagangan futures umumnya dikenakan dalam dua bentuk: nominal tetap per transaksi atau sebagai persentase dari volume perdagangan. Persentase spesifiknya bergantung pada jenis kontrak dan kondisi pasar.
Pilih platform dengan biaya rendah, kurangi frekuensi perdagangan, optimalkan strategi, gunakan leverage secara bijak, dan atur ukuran posisi dengan cermat untuk meminimalkan total biaya dan pengeluaran perdagangan.
Biaya perdagangan futures harus dicatat sebagai beban operasional pada laporan laba rugi dan diklasifikasikan sebagai beban administrasi yang dapat dikendalikan. Biaya ini harus diungkapkan secara terpisah agar pengaruhnya pada profitabilitas dan efisiensi operasional terlihat jelas.
Setiap bursa dan broker futures memiliki struktur biaya berbeda, termasuk komisi per kontrak, biaya bursa yang ditentukan pasar, dan syarat margin. Komisi bisa di bawah 1 hingga beberapa dolar per kontrak. Biaya bursa biasanya berkisar antara 0,50 hingga 2,50 dolar per kontrak. Broker juga berbeda dalam syarat margin, biaya ketidakaktifan, dan kebijakan penarikan dana.
Biaya tersembunyi meliputi spread, slippage, dan komisi. Biaya ini berdampak langsung pada hasil perdagangan Anda dan perlu dipantau secara saksama untuk mengoptimalkan profitabilitas trading.
Lacak dan analisis total biaya perdagangan futures dengan mencatat komisi, biaya pendanaan, slippage, dan pajak. Tinjau biaya ini secara berkala melalui riwayat perdagangan dan alat pelaporan untuk mengevaluasi dampaknya pada hasil investasi, lalu optimalkan strategi trading sesuai kebutuhan.











