
Aave membawa terobosan pada keamanan DeFi dengan meluncurkan modul keamanan terbaru, Umbrella, yang dirancang untuk memberikan perlindungan otomatis terhadap utang macet protokol sekaligus membuka peluang imbal hasil bagi pengguna. Berbeda dengan sistem lama yang mengandalkan AAVE dan token LP, Umbrella memungkinkan pengguna melakukan staking aset penghasil imbal hasil seperti aTokens (aUSDC, aUSDT, aWETH) dan stablecoin GHO.
Inovasi ini memberikan dua manfaat utama bagi peserta yang melakukan staking aset di protokol:
| Jenis Manfaat | Modul Keamanan Sebelumnya | Modul Umbrella |
|---|---|---|
| Struktur Imbal Hasil | Satu aliran imbal hasil | Dua imbal hasil (dasar + hadiah) |
| Manajemen Risiko | Pemicu tata kelola manual | Perlindungan otomatis |
| Efisiensi Aset | Harus melikuidasi token tidak terkait | Langsung menggunakan aset terkait |
| Kecepatan Perlindungan | Ada jeda aktivasi | Perlindungan seketika |
Ketika pengguna melakukan staking aTokens di Umbrella, mereka tetap memperoleh imbal hasil Aave seperti biasa sekaligus mendapatkan hadiah tambahan yang dibagikan dalam token seperti GHO atau AAVE. Sistem ini meningkatkan efisiensi modal karena memanfaatkan aset yang langsung berhubungan dengan aset defisit, sehingga tidak perlu melikuidasi token lain yang tidak relevan.
Mekanisme perlindungan otomatis Umbrella menghilangkan keterlambatan tata kelola yang sebelumnya ada, sehingga keamanan langsung aktif saat terjadi likuidasi atau utang macet. Inovasi ini menjadi kemajuan signifikan dalam arsitektur keamanan protokol, mengubah manajemen risiko menjadi peluang menguntungkan bagi pelaku DeFi.
Token AVA mengadopsi model deflasi strategis yang bertujuan meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegangnya dengan mengurangi suplai secara sistematis. Fondasi pendekatan ini adalah mekanisme buyback, di mana biaya transaksi dan pendapatan protokol dialokasikan langsung untuk membeli kembali dan membakar token di pasar terbuka. Proses ini efektif menurunkan suplai beredar, menciptakan kelangkaan alami yang biasanya mendukung stabilitas harga token.
Efektivitas strategi ini tercermin dari aktivitas pasar terkini:
| Periode | Jumlah Buyback | Pengurangan Suplai | Dampak Harga |
|---|---|---|---|
| Q3 2025 | $1.000.000 per minggu | -32% beredar | +12,54% (24 jam) |
| Okt 2025 | 100% biaya POL | Program berjalan | Pemulihan harga dari $0,0904 ke $0,3754 |
Seperti program pembelian kembali saham di keuangan tradisional, mekanisme buyback AVA tidak hanya mendukung harga, tetapi juga menegaskan keyakinan pada visi jangka panjang protokol serta memberikan alternatif distribusi nilai bagi pemegangnya. Smart Program memperkuat model ini dengan mendorong pengguna melakukan staking token, sehingga sementara waktu menahan suplai tambahan sekaligus memberikan hak tata kelola.
Pemulihan AVA pasca volatilitas harga Oktober—dari $0,0904 ke level saat ini—menunjukkan program buyback memberikan ketahanan signifikan bagi protokol saat pasar berfluktuasi.
Model bagi hasil AVA tahun 2025 menawarkan insentif staking yang menarik untuk mendorong pemegang token jangka panjang. Berdasarkan roadmap proyeksi Ava Foundation, staker AVAXAI berpotensi memperoleh imbalan tambahan di luar hasil kepemilikan dasar, menciptakan sistem hadiah multi-level yang memotivasi partisipasi jaringan.
Model ini membedakan imbalan berdasarkan durasi dan jumlah staking, memberikan keuntungan lebih besar bagi peserta yang berkomitmen:
| Durasi Staking | Imbalan Dasar | Insentif Bonus | Total Potensi Imbal Hasil |
|---|---|---|---|
| Lock 30 hari | Standar | Tambahan 2,5% | Tarif pasar + 2,5% |
| Lock 90 hari | Standar | Tambahan 5% | Tarif pasar + 5% |
| Lock 180 hari | Standar | Tambahan 10% | Tarif pasar + 10% |
Pendekatan terstruktur ini memberikan mekanisme stabilitas bagi pasar yang volatil, melalui periode staking terkunci. Data implementasi awal 2025 menunjukkan rata-rata peningkatan partisipasi staking sebesar 24% pada kuartal pertama setelah model ini diperkenalkan.
Mekanisme bagi hasil juga melibatkan distribusi pendapatan protokol, di mana sebagian biaya transaksi langsung diberikan kepada staker. Hal ini membangun ekosistem berkelanjutan di mana partisipasi aktif menghasilkan pendapatan pasif. Dengan lebih dari 85% pengguna gate melaporkan kepuasan terhadap model staking serupa, implementasi AVA menegaskan komitmen ekosistem dalam menyeimbangkan utilitas langsung dan penciptaan nilai jangka panjang melalui tokenomik strategis.
AVA coin adalah cryptocurrency yang menjadi fondasi platform Holoworld AI untuk menciptakan dan berinteraksi dengan karakter AI. Token ini berfungsi sebagai utilitas utama untuk agen AI di platform dan difokuskan pada penggunaan fungsional.
Koin Melania Trump bernama $MELANIA. Ini merupakan meme coin yang diluncurkan mantan Ibu Negara AS.
Ava coins diperkirakan akan mencapai $0,10 pada 2031 dan $0,14 pada 2032, mencerminkan potensi pertumbuhan kuat berdasarkan analisis pasar serta tren teknikal.
Ya, Ava coin punya prospek menjanjikan. Harganya stabil dengan potensi pertumbuhan signifikan. Tren pasar terkini menunjukkan peluang reli, sehingga menjadi opsi menarik.











