

Kebijakan moneter hawkish Federal Reserve di tahun 2025 menyebabkan volatilitas besar di pasar kripto. Saat Fed mempertahankan suku bunga tinggi, Bitcoin dan altcoin mengalami penurunan harga signifikan karena investor mengalihkan modal dari aset berisiko. Data pasar menunjukkan perubahan harga drastis segera setelah pengumuman Fed, dengan Bitcoin mengalami penurunan hingga 76% selama periode pengetatan.
Aerodrome Finance (AERO) mencerminkan kondisi volatil ini, dengan harga yang sangat fluktuatif sepanjang Oktober 2025:
| Tanggal | Harga AERO | Perubahan Harian | Dampak Kebijakan Fed |
|---|---|---|---|
| 10 Okt 2025 | $0,2807 (ATL) | -73,6% | Pasca pengumuman hawkish |
| 25 Okt 2025 | $0,9179 | +12,9% | Fase pemulihan pasar |
| 30 Okt 2025 | $1,0181 | +3,9% | Ketidakpastian berlanjut |
Korelasi antara kebijakan Fed dan pergerakan pasar kripto kini semakin kuat, terutama bagi investor institusi yang sangat responsif terhadap indikator makroekonomi. Data historis 2015–2025 menunjukkan kripto secara konsisten mengalami peningkatan volatilitas selama periode pengetatan moneter.
Indeks ketakutan pasar kripto mencapai 29, menandakan ketidakpastian luas saat investor menghadapi kebijakan hawkish. Volume transaksi Gate untuk AERO mencapai $16,39 juta pada 30 Oktober, mencerminkan lonjakan aktivitas perdagangan di tengah volatilitas akibat Fed. Hal ini membuktikan sensitivitas kripto terhadap kebijakan moneter tradisional meski sektor telah berkembang.
Tingkat inflasi tahunan AERO sebesar 37% menjadi tantangan utama di sektor DeFi, namun data pasar 2025 memperlihatkan ketahanan luar biasa. Meski emisi token tinggi, harga AERO tetap stabil, dengan proyeksi nilai akhir tahun mencapai $4,09—naik 250% dari valuasi sebelumnya.
Performa paradoks ini dapat dianalisis melalui metrik DeFi yang lebih luas:
| Metrik | Nilai 2025 | Perubahan YoY |
|---|---|---|
| Total TVL DeFi | $153 miliar | +41% |
| Volume Lending | $51 miliar | +28% |
| Kapitalisasi Pasar AERO | $990 juta | +36,8% (7h) |
Fluktuasi harga AERO mirip dengan pola di protokol DeFi inflasi tinggi lain, di mana kedalaman likuiditas yang besar mampu mengimbangi tekanan inflasi. Data Oktober 2025 menunjukkan AERO sempat turun ke $0,2807 pada 10 Oktober, lalu pulih mendekati $1,10 di akhir bulan.
Pemulihan terjadi saat total TVL sektor DeFi mencapai rekor tertinggi, menandakan fundamental ekosistem yang solid mampu mengurangi risiko inflasi token individual. Model tokenomics AERO, yang menyelaraskan insentif antara penyedia likuiditas dan pemegang jangka panjang melalui pembagian biaya serta hak suara, terbukti efektif menjaga nilai meski jadwal emisi tinggi. Data ini menunjukkan, di ekosistem DeFi yang matang, utilitas dan tingkat adopsi token sering kali lebih menentukan kinerja pasar daripada tingkat inflasi semata.
Data pasar terbaru menunjukkan perubahan signifikan pada hubungan Bitcoin dengan pasar keuangan tradisional, di mana korelasi antara Bitcoin dan S&P 500 mencapai 0,8 di Q4 2025. Ini merupakan pergeseran penting dari tren sebelumnya di awal tahun.
| Periode | Korelasi BTC-S&P 500 | Konteks Pasar |
|---|---|---|
| Q3 2025 | 0,0 | BTC menunjukkan dinamika independen |
| Q4 2025 | 0,8 | Keterkaitan erat dengan ekuitas |
Pergeseran ini menandakan Bitcoin semakin berperilaku layaknya aset berisiko yang dipengaruhi faktor makroekonomi global. Koefisien korelasi 0,8 menunjukkan bahwa pergerakan S&P 500 kini sangat mempengaruhi harga Bitcoin, menantang narasi Bitcoin sebagai aset tak berkorelasi. Menariknya, korelasi Bitcoin dengan emas sempat mencapai rekor tinggi 0,9 beberapa bulan sebelumnya, menandakan reposisi kompleks perilaku pasar Bitcoin.
Investor institusi perlu memperhatikan perubahan ini dalam strategi diversifikasi portofolio. Kenaikan korelasi ini terjadi bersamaan dengan volatilitas harga Bitcoin yang besar, turun dari lebih $11 menjadi di bawah $1,10 untuk AERO selama Oktober 2025. Perkembangan ini menegaskan pentingnya memantau koefisien korelasi antara aset digital dan pasar tradisional dalam pengambilan keputusan investasi di industri kripto yang terus berkembang.
AERO merupakan token utilitas ERC-20 untuk Aerodrome Finance, didistribusikan kepada penyedia likuiditas dan digunakan sebagai insentif partisipasi dalam protokol.
Ya, Aerodrome memiliki potensi kuat. Teknologi inovatif dan pertumbuhan pasar yang pesat membuatnya menjadi opsi investasi menarik di ekosistem Web3.
Per 31 Oktober 2025, Aero coin bernilai $1,00. Dalam 24 jam terakhir, harga berubah sebesar 0,44%, dengan tertinggi $1,002 dan terendah $0,935.
Tidak ada crypto coin resmi dari SpaceX. Namun, terdapat aset kripto independen bernama SpaceXCoin (SPXC) yang diluncurkan di BNB Smart Chain pada 2022.











