


Kebijakan moneter hawkish Federal Reserve sepanjang 2025 menimbulkan dampak signifikan di pasar kripto, dengan AAVE menjadi contoh nyata volatilitas ekstrem tersebut. Pada Oktober, harga AAVE anjlok dari $285,47 ke level terendah $83,00 pada 10 Oktober—mencatat salah satu penurunan harian terbesar dalam sejarah perdagangannya.
Reaksi pasar terhadap keputusan The Fed sangat jelas terlihat dengan membandingkan performa AAVE sebelum dan sesudah pengumuman kebijakan utama:
| Periode | Kisaran Harga | Volatilitas | Dampak Kebijakan Fed |
|---|---|---|---|
| Agu-Sep 2025 | $290-$320 | Moderat | Sinyal pra-hawkish |
| 10-17 Okt 2025 | $223-$83 | Ekstrem | Setelah pengumuman kenaikan suku bunga |
| 1-14 Nov 2025 | $228-$172 | Tinggi | Retorika hawkish berkelanjutan |
Volatilitas ini tercermin pada metrik pasar AAVE; kapitalisasi pasarnya menyusut dari lebih dari $3 miliar menjadi sekitar $2,65 miliar pada pertengahan November. Data memperlihatkan volume perdagangan melonjak hingga 120.001 token pada 11 Oktober, saat investor bereaksi terhadap pengetatan moneter—bandingkan dengan volume harian rata-rata 15.000–30.000 token.
Indeks emosi pasar AAVE kini menunjukkan 51,4% sentimen negatif, selaras dengan peringkat "Extreme Fear" pasar kripto yang lebih luas di angka 10, membuktikan bahwa keputusan kebijakan moneter terpusat tetap memberi pengaruh besar terhadap aset keuangan terdesentralisasi.
Analisis pasar terbaru mengindikasikan korelasi kuat antara rilis data inflasi dan volatilitas harga aset kripto, khususnya pada aset utama yang mencatat fluktuasi hingga 15% dalam waktu singkat. AAVE, yang saat ini diperdagangkan pada $174,80, memperlihatkan pola ini dengan pergerakan tajam pasca pengumuman ekonomi.
Data historis harga memperlihatkan bagaimana laporan inflasi memicu pergerakan signifikan di pasar:
| Periode Tanggal | Fluktuasi Harga AAVE | Reaksi Pasar |
|---|---|---|
| 10-11 Okt 2025 | -21,9% | Turun dari $273,66 ke $223,67 usai data inflasi |
| 22-24 Okt 2025 | +5,4% | Pulih dari $216,46 ke $228,95 setelah sinyal ekonomi positif |
| 3-4 Nov 2025 | -15,9% | Jatuh dari $231,40 ke $199,65 karena kekhawatiran inflasi |
Pola ini menegaskan bahwa aset kripto seperti AAVE menjadi barometer inflasi; para trader cepat menyesuaikan posisi berdasarkan ekspektasi kebijakan moneter. Korelasi ini sangat terasa saat periode pengumuman The Fed, ketika volatilitas 24 jam AAVE kerap melampaui kisaran normalnya.
Investor pada protokol DeFi lending kini semakin mempertimbangkan indikator makroekonomi dalam strategi trading mereka. Data perdagangan di Gate memperkuat tren ini; volume AAVE melonjak di atas 77.500 unit pada 4 November—jauh di atas kisaran normal 10.000–30.000 unit—tepat ketika data inflasi memicu koreksi harga 15%.
Analisis pasar terbaru memperlihatkan koefisien korelasi 0,8 antara pergerakan harga Bitcoin dan aset keuangan tradisional, khususnya indeks S&P 500 dan emas. Hubungan statistik ini menyiratkan bahwa sekitar 80% perilaku harga Bitcoin dapat dijelaskan oleh dinamika di kedua pasar mapan tersebut.
| Korelasi Aset | Koefisien Korelasi | Perilaku Pasar |
|---|---|---|
| BTC - S&P 500 | 0,8 | Positif kuat |
| BTC - Emas | 0,8 | Positif kuat |
Korelasi tinggi ini menantang narasi awal Bitcoin sebagai aset yang tidak berkorelasi. Saat volatilitas pasar Oktober 2025, S&P 500 turun 7% dan Bitcoin mengikuti dengan koreksi tajam 23%, dari $285 ke $219 dalam sepekan. Serupa, ketika harga emas pulih awal November, Bitcoin juga menunjukkan pola pemulihan.
Investor institusional kini kian memposisikan Bitcoin sebagai bagian dari ekosistem keuangan global, bukan lagi sekadar lindung nilai terhadap pasar tradisional. Data menunjukkan, Bitcoin telah bertransformasi dari "digital gold" menjadi aset risiko yang responsif terhadap faktor makroekonomi yang memengaruhi pasar konvensional. Bukti dari platform trading gate memperlihatkan volume perdagangan biasanya meningkat saat korelasi ini sementara menyimpang, ketika trader berupaya memanfaatkan peluang arbitrase antar pasar yang saling terhubung.
Ya, Aave dipandang sebagai kripto yang layak. Protokol DeFi ini memiliki fundamental kuat, fitur inovatif, dan adopsi yang terus meningkat di sektor pinjaman terdesentralisasi.
Koin Aave adalah token asli dari protokol Aave, platform peminjaman terdesentralisasi. Token ini berfungsi untuk tata kelola, staking, dan diskon biaya dalam ekosistem Aave.
Ya, Aave memiliki prospek cerah. Sebagai protokol DeFi terkemuka, Aave konsisten berinovasi dan memperluas layanan, sehingga semakin menarik pengguna dan modal ke ekosistemnya.
Harga tertinggi Aave sepanjang masa adalah $666,86, yang dicapai pada 18 Mei 2021. Pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan harga Aave.











