


Dominasi Bitcoin adalah indikator utama pasar yang mengukur persentase kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Rumus perhitungannya sangat sederhana:
Dominasi BTC = Kapitalisasi Pasar Bitcoin / Total Kapitalisasi Pasar Cryptocurrency × 100%
Indikator ini memberikan gambaran visual atas kekuatan dan pengaruh Bitcoin sebagai cryptocurrency pertama. Kenaikan dominasi menunjukkan preferensi investor yang semakin kuat terhadap Bitcoin, sedangkan penurunan dominasi mengindikasikan pergeseran modal ke altcoin. Dengan memantau metrik ini, pelaku pasar dapat menilai secara akurat apakah saat ini tengah berlangsung "musim altcoin" atau "musim Bitcoin."
Pemantauan dominasi Bitcoin sangat penting bagi investor dan trader kripto. Dengan indikator ini, investor dapat mengidentifikasi siklus pasar terkini dan menentukan apakah kondisi lebih menguntungkan untuk altcoin atau Bitcoin. Analisis tren dominasi memampukan trader untuk mengantisipasi pergerakan dan risiko pasar, sehingga strategi dapat disesuaikan secara tepat waktu. Selain itu, indikator ini menjadi panduan penting dalam menentukan strategi diversifikasi portofolio.
Trader menggunakan dominasi Bitcoin untuk membaca sentimen pasar: Dominasi yang tinggi menunjukkan sikap konservatif, di mana investor memilih Bitcoin sebagai aset yang relatif aman. Penurunan dominasi mengisyaratkan meningkatnya minat risiko dan kesiapan untuk mengeksplorasi proyek altcoin yang memiliki potensi imbal hasil lebih tinggi namun juga risiko yang lebih besar.
Investor dapat memperoleh data dominasi Bitcoin secara real-time melalui platform profesional terkemuka. TradingView menyediakan grafik BTC.D khusus yang banyak digunakan trader profesional. CoinMarketCap menampilkan data dominasi secara rinci pada bagian "Global Charts", dan CoinGecko menyajikan informasi ini di menu "Market Cap Dominance."
Untuk memahami grafik dominasi Bitcoin, kenali pola-pola utama berikut:
Pendekatan analisis teknikal yang optimal menggabungkan grafik dominasi Bitcoin, pergerakan harga Bitcoin, serta perubahan kapitalisasi pasar koin lainnya, sehingga menghasilkan gambaran komprehensif siklus pasar saat ini.
Analis industri memproyeksikan dominasi Bitcoin akan mengalami perubahan signifikan pada 2025, didorong oleh berbagai faktor dan sejumlah skenario berikut:
Jika pasar memasuki fase bearish, investor akan mencari perlindungan pada Bitcoin, sehingga modal terpusat di sana. Dalam situasi ini, dominasi Bitcoin dapat melonjak ke 55–60%. Pola ini biasanya muncul ketika kondisi ekonomi penuh ketidakpastian atau pasar kripto menghadapi risiko sistemik.
Jika musim altcoin kuat terjadi (seperti pada 2021) atau tren baru merebak—misalnya token AI, ekosistem Web3, atau DeFi 2.0—dominasinya bisa turun ke 35–40%. Volume perdagangan yang tinggi pada meme coin dan proyek baru akan mempercepat penurunan dominasi ini.
Pada Desember 2025, CoinMarketCap melaporkan dominasi Bitcoin sekitar 52%. Walau Bitcoin masih memimpin pasar, altcoin terus memperkuat posisinya, menciptakan keseimbangan pasar yang dinamis dan berubah-ubah.
Ketika dominasi Bitcoin naik secara konsisten, altcoin cenderung performanya lebih buruk—bukan hanya melemah terhadap dolar AS, tetapi juga kerap turun tajam terhadap Bitcoin. Pada periode seperti ini, altcoin menghadapi keterbatasan likuiditas, berkurangnya perhatian pasar, dan risiko yang meningkat. Minat investor terhadap "aset sekunder" ini dapat turun drastis.
Sebaliknya, ketika dominasi Bitcoin menurun, altcoin bisa melonjak pesat, memberikan peluang keuntungan jangka pendek dan menengah. Fenomena ini disebut sebagai "alt season". Selama alt season, koin berkapitalisasi kecil dan menengah dapat menghasilkan imbal hasil 2x hingga 10x dalam waktu singkat, menawarkan peluang arbitrase besar bagi trader berani mengambil risiko.
Trader dapat memanfaatkan dominasi Bitcoin untuk pengambilan keputusan trading secara praktis melalui strategi berikut:
1. Pantau tren dominasi dengan seksama. Saat dominasi Bitcoin naik, kurangi eksposur altcoin dan amankan profit. Pada periode ini, lakukan exit secara bertahap dari posisi altcoin dan alihkan dana ke aset yang lebih aman—Bitcoin atau stablecoin.
2. Kenali sinyal divergensi harga. Jika harga Bitcoin turun saat dominasi naik, altcoin kemungkinan anjlok lebih dalam. Ini menandakan tekanan besar pada altcoin dan menjadi peringatan untuk tidak mengejar kenaikan harga.
3. Kombinasikan dengan indikator teknikal lain. Jangan hanya mengandalkan dominasi—pantau Relative Strength Index (RSI), volume perdagangan, volatilitas pasar, dan data lain untuk analisis yang lebih menyeluruh.
4. Realisasikan keuntungan di puncak alt season. Puncak alt season biasanya singkat, penurunan dominasi jarang bertahan lama. Bertindak cepat untuk mengunci profit di titik tertinggi pasar.
Dominasi Bitcoin adalah metrik fundamental dalam menilai pasar kripto, sangat penting untuk manajemen risiko dan identifikasi peluang trading. Indikator ini jelas mencerminkan sentimen pasar serta membantu investor menilai risiko sistemik dan menentukan momen terbaik untuk masuk pasar.
Menjelang 2025, dengan meningkatnya minat pada token AI, ekosistem Web3, inovasi DeFi, dan meme coin, dominasi Bitcoin tetap menjadi acuan utama bagi seluruh pelaku pasar. Baik sebagai investor jangka panjang maupun trader aktif, pemahaman atas tren dinamis ini sangat penting untuk pengambilan keputusan yang tepat di pasar kripto yang kompleks dan volatil saat ini.
BTC.D, atau Bitcoin Dominance, mengukur persentase kapitalisasi pasar Bitcoin terhadap total pasar cryptocurrency. Indikator ini menunjukkan kepemimpinan Bitcoin di pasar kripto, menjadi parameter inti untuk menilai selera risiko pasar dan pergerakan modal.
BTCD, sebagai derivatif Bitcoin, memiliki permintaan pasar kuat dan potensi pertumbuhan tinggi. Likuiditasnya tinggi, volume perdagangannya besar, dan cocok untuk investor yang optimis terhadap perkembangan ekosistem Bitcoin. Dalam jangka panjang, BTCD berpeluang untuk terus menguat.
Jika Anda berinvestasi $1.000 di Bitcoin lima tahun yang lalu, nilainya kini sekitar $8.000–$12.000 berdasarkan data historis. Kepemimpinan Bitcoin di dunia kripto telah menghasilkan imbal hasil jangka panjang yang signifikan bagi pemegangnya.
Ketika BTC.D menurun, porsi pasar Bitcoin menyusut. Biasanya, aset lain tampil lebih baik dan minat risiko pasar meningkat. Penurunan BTC.D sering diiringi reli altcoin dan menandakan pergeseran likuiditas ke berbagai aset lainnya.











